ANALISIS PERBANDINGAN PEMBANGUNAN RUMAH DUA LANTAI ANTARA METODE KONVENSIONAL DAN SISTEM PANEL INSTAN (Studi Kasus : Program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah)
Berkas Tugas Akhir
Magister Teknik Sipil_20202100036_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kebutuhan akan hunian layak di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengembangkan inovasi berupa Rumah Sistem Panel Instan (RUSPIN) Dua Lantai guna menjawab keterbatasan lahan dan efisiensi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan Struktur menggunakan Perangkat Lunak SAP2000 dengan acuan SNI 2847:2019 dan SNI 1726:2019, membandingkan Biaya Dan Waktu Antara Metode Konvensional dan Metode RUSPIN. Metode yang digunakan adalah Kuantitatif dengan pendekatan studi Kasus Proyek Pembangunan Rumah Dua Lantai Program “Tuku Lemah Oleh Omah” di Kota Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Struktur RUSPIN dua lantai memenuhi syarat bangunan tahan gempa, menunjukkan bahwa metode RUSPIN lebih efisien secara biaya dan waktu, dengan total biaya pembangunan sebesar Rp. 69.032.150, dan durasi satu bulan, dibandingkan Metode Konvensional dengan biaya Rp. 98.735.826, dan durasi dua bulan satu minggu. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode RUSPIN untuk pembangunan rumah dua lantai bagi MBR karena efisiensinya dalam biaya, waktu dan ketahanan Struktur.
Kata Kunci : RUSPIN, Metode Konvensional, Struktur Tahan Gempa, Efisiensi Biaya, Efisiensi Waktu.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
