MODEL PENINGKATAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA BERBASIS MOTIVASI INTRINSIK DAN KOMITMEN AFEKTIF, KOMITMEN CONTINUANCE SERTA KOMITMEN NORMATIF SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Empiris pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang)
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402400389_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi intrinsik dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia, dengan dimensi komitmen organisasi yaitu komitmen afektif, komitmen continuance, dan komitmen normatif sebagai variabel mediasi di Kantor Pelayanan Pajak Madya Semarang (KPP Madya Semarang). Secara spesifik, penelitian ini ingin mengkaji bagaimana motivasi intrinsik memengaruhi ketiga dimensi komitmen organisasi dan bagaimana ketiga dimensi tersebut mempengaruhi kinerja sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, dengan metode pengambilan sampel yang melibatkan 118 sumber daya manusia yang memiliki masa kerja lebih dari tiga tahun di KPP Madya Semarang. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan melalui Microsoft Forms menggunakan skala Likert 5 poin. Analisis hubungan antar variabel dilakukan dengan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS. Motivasi intrinsik terbukti dapat meningkatkan komitmen organisasi. Komitmen organisasi juga terbukti mampu meningkatkan kinerja sumber daya manusia sekaligus mampu memediasi hubungan antara motivasi intrinsik dengan kinerja sumber daya manusia. Studi ini memberikan penguatan teori komitmen organisasi dengan menguji peran mediasi ketiga dimensi tersebut dalam hubungan antara motivasi intrinsik dan kinerja sumber daya manusia. Hal ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana komitmen organisasi dapat menjadi mekanisme yang menjembatani motivasi dan kinerja. Penelitian ini juga memperkaya pemahaman tentang bagaimana motivasi intrinsik dapat memengaruhi komitmen organisasi, khususnya dalam konteks organisasi pelayanan publik seperti Direktorat Jenderal Pajak. Organisasi perlu menerapkan strategi untuk meningkatkan motivasi intrinsik melalui pengakuan atas prestasi, penghargaan, dan pengembangan diri. Studi ini juga mendukung pengembangan sumber daya manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan, baik dalam konteks akademik maupun praktis, khususnya di lingkungan KPP Madya Semarang.
Kata Kunci: Motivasi Intrinsik, Komitmen Organisasi, Kinerja Sumber Daya Manusia
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
