ANALISIS UNJUK KERJA AUTORECLOSE DOUBLESHOT PADA RELAI JARAK BAY LINE 2 SANGATTA – MALOY
Berkas Tugas Akhir
Teknik Elektro_30602200200_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Teknik Elektro_30602200200_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
SUTT 150 kV memiliki potensi yang besar mengalami gangguan transmisi. Sebagian besar penyebab gangguan transmisi bersifat temporer yang akan segera hilang setelah Pemutus Tenaga (PMT) trip. Agar kesinambungan penyaluran tenaga listrik tetap terjaga maka PMT dicoba masuk kembali sesaat setelah kejadian trip (reclose) dan dalam kondisi siap (healthy) untuk memutus (trip) apabila gangguan masih ada setelah PMT masuk kembali (reclose). SUTT dengan saluran panjang rentan mengalami gangguan permanen atau gangguan yang terjadi lebih dari satu kali dalam waktu yang berdekatan. Tugas Akhir ini membahas setting relai jarak dan unjuk kerja fungsi autoreclose dalam mengakomodir gangguan permanen SUTT. Proses perhitungan dilakukan untuk mengetahui bagaimana setting relai jarak yang andal untuk SUTT 150 kV Sangatta – Maloy. Untuk mengetahui keandalan setting yang telah ditentukan, dilakukan pengujian karakteristik menggunakan software Omicron Distance Operating Characteristic. Hasil pengujian karakteristik impedansi menunjukkan deviasi antara nilai perhitungan dengan nilai aktual relai adalah 0,2%, sementara pada karakteristik waktu kerja, deviasi berkisar pada 3% sampai 6%. Untuk mengetahui unjuk kerja fungsi autoreclose doubleshoot pada relai jarak, dilakukan pengujian fungsi dengan metode simulasi gangguan menggunakan software Omicron State Sequencer. Dari empat kondisi gangguan yang diujikan, didapatkan hasil bahwa relai mampu mengakomodir gangguan permanen (dua gangguan berturut-turut) tanpa mengalami trip lockout.
Kata kunci : Relai Jarak, Impedansi, Autoreclose, Gangguan Permanen
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
