library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI UPTD GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2024

Detail Tugas Akhir

EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI UPTD GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2024

Prastika, Maya Yuliana (2025) EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN DAN PENDISTRIBUSIAN OBAT DI UPTD GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2024. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Farmasi_33102100052_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (76kB)
PDF
Text
Farmasi_33102100052_fullpdf.pdf

Abstract

Penyimpanan dan pendistribusian merupakan tahapan yang sangat penting dalam kegiatan pengelolaan obat. Penyimpanan dan distribusi obat yang kurang baik merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan mutu dan kualitas obat kurang terjamin sehingga dapat menyebabkan kerugian yang diakibatkan oleh adanya stok yang berlebih, adanya obat-obatan yang rusak dan kadaluwarsa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian pengelolaan obat pada tahap penyimpanan dan pendistribusian di UPTD Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif observasional dengan rancangan penelitian cross sectional analytic serta pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan arsip dokumen kerja pada tahun 2024 dan wawancara terhadap petugas terkait. Pengolahan data dilakukan dengan menganalisis dan membandingkan kesesuaian hasil dengan standar indikator Kemenkes RI tahun 2010.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator tahap penyimpanan obat didapatkan hasil tingkat ketersediaan obat sebesar 14 bulan, TOR 3,75 kali/tahun, sistem penataan gudang FIFO dan FEFO, dan persentase obat kadaluwarsa 0,60%, persentase stok mati 0%. Sedangkan pada tahap distribsi obat didapatkan hasil rata-rata waktu kekosongan obat 10,08%, dan ketepatan waktu pengiriman LPLPO 63,33%.
Berdasarkan pengelolaan obat pada tahap penyimpanan dan distribusi di UPTD Gudang Farmasi tahun 2024 menunjukkan bahwa dari beberapa indikator tingkat ketersediaan obat, sistem penataan gudang, persentase obat kadaluwarsa, dan persentase stok mati sudah sesuai dan efisien. Sedangkan turn over ratio, rata-rata waktu kekosongan obat, dan ketepatan waktu pengiriman LPLPO belum efisien.

Kata kunci : pengelolaan obat, penyimpanan, distribusi, gudang farmasi dinas kesehatan.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints