library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

INDIKASI MORAL HAZARD DALAM PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Detail Tugas Akhir

INDIKASI MORAL HAZARD DALAM PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Astuti, Ratna Dwi (2013) INDIKASI MORAL HAZARD DALAM PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MURABAHAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA. Undergraduate thesis, Fakultas Ekonomi UNISSULA.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Cover_1.pdf
PDF
Text
Abstrak_1.pdf
PDF
Text
Daftar isi_1.pdf
PDF
Text
Daftar Pustaka_1.pdf

Abstract

ABSTRAKSI
Tujuan penelitian ini antara lain untuk menganalisis ada tidaknya Indikasi
Moral Hazard Dalam Pembiayaan Mudharabah dan Murabahah Pada Perbankan
Syariah di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah eksplanatory research yaitu
penelitian yang menyoroti pengaruh antar variabel-variabel penemu yang menguji
hipotesis yang diajukan dan uraiannya mengandung deskripsi akan tetapi terfokus
pada hubungan variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah perbankan syariah
di Indonesia periode tahun 2007 – 2012. Metode pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling yaitu metode pengambilan sampel
berdasarkan pertimbangan subjektif peneliti dimana syarat yang dibuat sebagai
kriteria harus dipenuhi oleh sampel. Sehingga jumlah sampel yang lolos dari
beberapa syarat yang ditemukan dan digunakan adalah 3 bank syariah. Alat
analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan SPSS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa GDP (X1), mempunyai pengaruh negative dan signifikan.
Pengaruh negative itu menunjukkan bahwa bank syariah pada sisi makroekonomi
tidak terjadi indikasi moral hazard. RR (X2) mempunyai pengaruh positif dan
signifikan terhadap NPF. Pengaruh positif artinya bahwa bank syariah terjadi
indikasi moral hazard pada pembiayaan mudhrabah. Sedangkan pada RF (X3)
mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap NPF. Tidak
signifikan itu berarti bahwa variabel RF tidak mempunyai pengaruh terhadap
NPF. Sehingga variabel RF belum cukup bukti untuk mempresentasikan ada atau
tidaknya indikasi moral hazard pada perbankan syariah. Secara umum dapat
disimpulkan bahwa perbankan syariah di Indonesia cenderung memilih produk
pembiayaan murabahah yang resikonya lebih kecil daripada pembiayaan
mudharabah. Pada pembiayaan murabahah risiko terjadinya moral hazard lebih
rendah daripada pembiayaan mudharabah. Bank lebih focus pada pembiayaan
murabahah sehingga lebih baik dalam melakukan maintenance terhadap debitur
murabahah.

Kata Kunci : Indikasi moral hazard, Gross Domestic Produk, Pembiayaan
Mudharabah, Pembiayaan Murabahah, Non Performing
Financing.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints