PERAN KEPEMIMPINAN SPIRITUAL DAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI MODERATOR PENGARUH KELELAHAN EMOSIONAL TERHADAP PERSONIL KEPOLISIAN
Berkas Tugas Akhir
Magister Manajemen_20402300271_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran moderasi Kepemimpinan
Spiritual dan Dukungan Organisasi yang Dirasakan dalam pengaruh Kelelahan
Emosional pada Personil Kepolisian. Jenis penelitian ini adalah penelitian
eksplanatori dengan populasi yang terdiri dari seluruh SDM Direktorat Tindak
Pidana Tertentu Bareskrim Polri, sebanyak 290 personil. Sampel penelitian
ditentukan dengan teknik accidental sampling, dengan ukuran sampel minimal 200,
mengacu pada 20 item pertanyaan yang digunakan. Data dikumpulkan
menggunakan angket tertutup dengan skala Likert 1-5, mulai dari Sangat Tidak
Setuju (STS) hingga Sangat Setuju (SS). Analisis data dilakukan dengan
menggunakan metode Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, stres kerja memiliki pengaruh
negatif dan signifikan terhadap kinerja personil kepolisian, yang berarti bahwa
peningkatan tingkat stres kerja berpotensi menurunkan kinerja personil. Kedua,
spiritual leadership tidak mampu memoderasi hubungan antara stres kerja dan
kinerja personil kepolisian, mengindikasikan bahwa kepemimpinan spiritual tidak
cukup efektif untuk meredam dampak stres kerja terhadap kinerja. Ketiga,
perceived organizational support terbukti dapat memperlemah pengaruh stres kerja
terhadap kinerja personil kepolisian, yang menunjukkan bahwa dukungan
organisasi yang memadai dapat mengurangi dampak negatif stres kerja pada kinerja
personil. Temuan ini menekankan pentingnya dukungan organisasi dalam menjaga
kinerja personil, serta perlunya pendekatan strategis tambahan untuk mengelola
stres kerja secara efektif.
Kata Kunci : stres kerja; kepemimpinan spiritual; perceived organizational
support; kinerja personil kepolisian.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
