PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP KADAR FORMALIN PADA CUMI – CUMI ASIN
Berkas Tugas Akhir
cover.pdf
Restricted to Registered users only
abstrak.pdf
Restricted to Registered users only
daftar isi.pdf
Restricted to Registered users only
daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: Cumi – cumi merupakan hewan laut yang digemari masyarakat serta memiliki kandungan protein tinggi, namun protein tinggi mempercepat proses pembusukan, sehingga para produsen menyalahgunakan formalin sebagai pengawet pada cumi – cumi asin. Penggunaan formalin di atas ambang batas dapat menyebabkan bahaya bagi kesehatan manusia. Lama pemanasan dapat menurunkan kadar formalin pada makanan. Tujuan: Mengetahui pengaruh lama pemanasan terhadap perubahan kadar formalin pada cumi – cumi asin.
Metode: Penelitian eksperimental dengan post test controlled group design. Kelompok penelitian adalah 0 menit, 20 menit, 40 menit, dan 60 menit. Semua kelompok terlebih dahulu direndam dengan formalin 37 % selama 4 jam, selanjutnya (kecuali kelompok 0 menit) dipanaskan dalam waterbath 100 0 C, kemudian dilakukan destilasi. Hasil destilasi ditambahkan pereaksi neash untuk dianalisis kadar formalin dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Data dianalisis dengan uji Shapiro-Wilk dan Kruskall - Wallis.
Hasil: Rata-rata kadar formalin terendah terlihat pada lama pemanasan kelompok 60 menit. Presentase penurunan kadar formalin dari 0 menit ke 20 menit adalah 67 %. Pada 0 menit ke 40 menit penurunan yaitu 71 %, dan semakin menurun pada menit ke 60 yaitu 74%. Data hasil pada semua kelompok normal, dan terdapat perbedaan bermakna (p>0,05).
Kesimpulan: Penggunaan lama pemanasan mampu menurunkan kadar formalin dalam cumi – cumi asin secara signifikan pada 20 menit (67%), 40 menit (71%), dan 60 menit (74%).
Kata kunci: Lama pemanasan, formalin, cumi – cumi asin
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
