library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PROBLEMATIKA PRAKTIK PENDIDIKAN DUA ATAP (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Hidayah Pucakwangi dan MA NU 08 Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah)

Detail Tugas Akhir

PROBLEMATIKA PRAKTIK PENDIDIKAN DUA ATAP (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Hidayah Pucakwangi dan MA NU 08 Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah)

ZAKIYAH, INDI AFIDATUZ (2023) PROBLEMATIKA PRAKTIK PENDIDIKAN DUA ATAP (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al Hidayah Pucakwangi dan MA NU 08 Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502100011_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Pendidikan Agama Islam_21502100011_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (47kB)

Abstract

Tesis ini bertujuan untuk mendalami dan menganalisis problematika praktik
pendidikan dua atap di Pondok Pesantren Al Hidayah Pucakwangi dan MA NU 08
Pageruyung, Kendal, Jawa Tengah. Pendidikan dua atap yang dimaksud adalah
menjalani pendidikan pesantren dan sekolah formal secara bersamaan namun
berbeda institusi, berbeda kepemimpinan, dan juga kurikulum. Studi kasus
dilakukan untuk memahami kelebihan, kekurangan, kendala, dan dampak dari
pendekatan pendidikan di dua institusi tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara,
observasi, dan analisis dokumen. Peneliti menggunakan desain penelitian studi
kasus dalam arti penelitian difokuskan pada satu fenomena saja yang dipilih dan
ingin dipahami secara mendalam, dengan mengabaikan fenomena-fenomena
lainnya. Dalam penelitian ini difokuskan pada problematika praktik pendidikan di
dua atap, yaitu di Pondok Pesantren Al Hidayah Pucakwangi dan MA NU 08
Pageruyung Kendal.
Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa kelebihan pendidikan dua atap
diantaranya : 1) Pemahaman ilmu agama yang lebih, 2) Mengurangi efek pergaulan
bebas, 3) Karakter dan etika yang kuat, 4) Hubungan social, 5) keseimbangan
pendidikan, 6) Kemandirian. Sedangkan kekurangan dan juga kendala yang muncul
:1) Beban belajar yang tinggi, 2) Konflik jadwal, 3) Manajemen waktu, 4)
Keterbatasan aktifitas ekstrakulikuler, 5) Jauh dari keluarga, 6) Ketertinggalan
terhadap teknologi. Adapun Upaya peningkatan kualitas pendidikan di dua atap ini
antara lain : 1) Kerjasama dalam komunikasi, 2) Kerjasama dalam hal teknologi
pendidikan, 3) Kerjasama dalam hal waktu belajar, 4) Kerjasama dalam hal
Psikologis.

Kata Kunci : Pendidikan dua atap, Pendidikan Pesantren, Pendidikan Formal

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints