library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENENTUAN AKTIVITAS MUKOLITIK SEDIAAN SIRUP KOMBINASI ANTARA EKSTRAK DAUN MENIRAN (Phyllanthus urinaria L.) DAN DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis L.)

Detail Tugas Akhir

PENENTUAN AKTIVITAS MUKOLITIK SEDIAAN SIRUP KOMBINASI ANTARA EKSTRAK DAUN MENIRAN (Phyllanthus urinaria L.) DAN DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis L.)

Susanti, Sil Fia Eka (2023) PENENTUAN AKTIVITAS MUKOLITIK SEDIAAN SIRUP KOMBINASI ANTARA EKSTRAK DAUN MENIRAN (Phyllanthus urinaria L.) DAN DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa sinensis L.). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (47kB)
PDF
Text
33101800077_fullpdf.pdf

Abstract

Tanaman daun meniran (Phyllanthus urinaria L.) dan daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis L.) memiliki aktivitas sebagai mukolitik karena mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Kombinasi tanaman daun meniran dan daun kembang sepatu dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan efektifitas kerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan penggunaan zat aktif tunggal, serta dapat mengurangi efek amping dari masing-masing ekstrak tersebut. Untuk memudahkan penggunaan maka dibuat dalam sediaan sirup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sirup kombinasi daun meniran dan daun kembang sepatu terhadap viskositas mukus.
Penelitian ini menggunakan studi true eksperiment. Dengan konsentrasi ekstrak daun meniran dan daun kembang sepatu masing-masing F1(1,25% : 0%), F2(0% : 1,5%), F3(0,75% : 0,25%), F4(0,25% : 0,75%), F5(0,625% : 0,75%). Tahapan yang dilakukan diantaranya ekstraksi, skrining firokimia, uji kadar flavonoid total, pembuatan sirup kombinasi, uji sifat fisik sirup dan uji mukolitik mukus usus sapi menggunakan viskometer brookfield dengan spindle No.62 pada kecepatan 100 rpm. Data yang diperoleh berupa nilai viskositas yang selanjutnya dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc.
Hasil skrining fitokimia terbukti bahwa daun meniran dan daun kembang sepatu mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Uji kadar flavonoid daun meniran didapatkan hasil 16,3194 mg/g EQ ±0,581. Uji pH sirup konsentrasi formula 1 - 5 dan kontrol negatif menunjukan derajat keasaman bernilai 5 dan sirup kontrol positif asetilsistein 0,1% menunjukan nilai 4. Nilai pH yang dianjurkan untuk sirup adalah berkisar antara 4 – 7 sehingga masih memenuhi persyaratan dan kejernihan pada sifat fisik sirup dinyatakan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Uji bobot jenis sirup pada formula 4 (0,25% : 0,75%) memenuhi persyaratan karena hasil yang didapatkan 1,19 g/mL mendekati 1,2 g/mL. Kelompok kontrol negatif (tanpa zat aktif) memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kelompok formula 3 (0,75% : 0,25%), formula 5 (0,625% : 0,75%) dan kontrol positif asetilsistein 0,1%.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sirup kombinasi ekstrak daun meniran dan daun sembang sepatu pada formula 3 dan 5 memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kelompok kontrol negatif (tanpa zat aktif). Namun hasil tersebut belum sebanding dengan asetilsistein 0,1%.
Kata Kunci : Daun meniran, Daun kembang sepatu, Sirup kombinasi, Mukolitik, Mukus usus sapi

Informasi Item

Item Type Thesis (Undergraduate)
Subjects R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Fakultas Farmasi > Mahasiswa FF - Skripsi Farmasi
Date Deposited 09 Oct 2023 07:34
Last Modified 09 Oct 2023 07:34
URI https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/31203

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints