EFEK ISOLAT DARI FRAKSI METANOL DAN FRAKSI N-HEKSAN BUAH PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA SECARA IN-VITRO MENGGUNAKAN METODE NELSON-SOMOGYI
Berkas Tugas Akhir
publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Tanaman buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) memiliki potensi sebagai penurun kadar glukosa. kandungan senyawa kimia dalam buah Parijoto yaitu saponin, terpenoid, tanin dan flavonoid. Gugus hidroksil (-OH) dalam senyawa buah Parijoto diduga berpotensi sebagai penurun kadar glukosa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak, fraksi dan isolat buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) terhadap penurunan kadar glukosa secara in-vitro menggunakan metode Nelson-Somogyi.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan bioassay guided isolation. Sampel terbagi menjadi 6 kelompok. Kelompok I (kontrol negatif), II (esktrak metanol), III (fraksi metanol), IV (fraksi n-heksan) dan V (isolat n-heksan) masing-masing dibuat konsentrasi sampel 60, 80, 100, 120 140 dan 160 ppm. Pengujian dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Analisis menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji Mann-Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara kontrol negatif dengan seluruh kelompok. Berdasarkan perhitungan nilai EC50 kelompok II, III, IV, dan V secara berturut-turut diperoleh hasil sebesar 2,6914; 3,5117; 0,5857; 0,0894 µg/ml.
Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa ekstrak metanol, fraksi metanol dan n-heksan, serta isolat n-heksan mampu memberikan efektivitas terhadap penurunan kadar glukosa secara in-vitro dan menunjukkan aktivitas paling besar pada isolat n-heksan dengan nilai EC50 sebesar 0,0894 µg/ml dalam menurunkan kadar glukosa.
Kata Kunci: Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume), Penurunan kadar Glukosa, Nelson-Somogyi, in-vitro.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
