PENGARUH GEL EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) KONSENTRASI 50% TERHADAP KETEBALAN EPITEL PASCA GINGIVEKTOMI Studi in vivo pada tikus wistar
Berkas Tugas Akhir
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Prosedur gingivektomi menyebabkan timbulnya luka sehingga memicu terjadinya proses penyembuhan luka. Untuk mempercepat proses penyembuhan luka dapat dilakukan dengan mengaplikasikan obat antiinflamasi. Ekstrak kulit manggis memiliki kandungan flavonoid yang dapat membantu dalam proses penyembuhan luka terutama dalam proses epitelisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gel ekstrak kulit manggis terhadap ketebalan epitel gingiva pasca gingivektomi.
Desain penelitian ini adalah eksperimental in vivo dengan rancangan penelitian Post Test Control Group Design, jumlah sampel 27 ekor tikus wistar jantan yang terdiri dari perlakuan dengan gel ekstrak kulit manggis 50%, kontrol positif berupa gel asam hialuronat, dan kontrol negatif berupa basis gel CMC-Na yang masing-masing dilakukan sejak perlukaan hingga hari ketujuh. Kemudian tikus akan dikorbankan pada hari ketiga, kelima dan ketujuh. Analisis statistik data penelitian menggunakan One Way ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hari ketiga dan kelima kelompok perlakuan mengalami peningkatan ketebalan epitel. Hasil One Way ANOVA tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p>0,05) antarkelompok pada hari ketiga dan kelima sedangkan pada hari ketujuh terdapat perbedaan signifikan (p<0,05).
Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gel ekstrak kulit manggis 50% pada ketebalan epitel pasca gingivektomi.
Kata kunci : ekstrak kulit manggis, Garcinia mangostana, gingivektomi, penyembuhan luka, ketebalan epitel
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
