Rifti, Fatulia Risqina (2021) PENGARUH EKSTRAK DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP PROLIFERASI SEL FIBROLAS PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA CABUT GIGI TIKUS WISTAR. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

| Download (377kB)
[thumbnail of PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf] Text
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (745kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

| Download (379kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

| Download (398kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (3MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (444kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (441kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (327kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Download (374kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

| Download (5MB)

Abstract

Tindakan pencabutan gigi memicu tubuh untuk mengeluarkan respon berupa proses penyembuhan luka. Proses penyembuhan luka terdiri dari fase hemostasis, fase inflamasi, fase proliferasi dan fase maturasi. Pada fase proliferasi, sel fibroblas berperan dalam produksi serat kolagen. Peningkatan jumlah sel fibroblas akan meningkatkan jumlah serat kolagen yang dibutuhkan dalam pembentukan jaringan ikat dalam proses penyembuhan luka. Daun melinjo mengandung flavonoid, saponin dan tannin yang berpengaruh pada proliferasi sel fibroblas dalam proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun melinjo terhadap proliferasi sel fibroblas pada penyembuhan luka pasca cabut gigi tikus wistar.
Penelitian Experimental ini dilakukan dengan desain Post Test Only Control Group. Menggunakan 10 ekor tikus wistar yang di bagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (gel ekstrak daun melinjo 80%) yang di berikan satu kali setelah pencabutan gigi. Pada hari ke-3 dilakukan pembuatan preparat dan dilakukan pewarnaan dengan Hematoxylin Eosin untuk mengukur jumlah sel fibroblas. Data di analisa dengan uji Independent sample T-test
Hasil penelitian ini rerata jumlah fibroblas pada kelompok perlakuan sebanyak 18,740,21 dan kelompok kontrol sebanyak 14,000,12. Berdasarkan Independent Sample T-test menunjukkan terdapat perbedaan bermakna dengan nilai p<0,001. Kesimpulan penelitian ini, terdapat pengaruh gel ekstrak daun melinjo pada proses penyembuhan luka pasca cabut gigi tikus wistar.

Keyword : Pencabutan gigi, Penyembuhan Luka, Sel Fibroblas

Dosen Pembimbing: Wahyuntara, Jaka Kusnanta and Amalina, Rizki | nidn, nidn'0610048703
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi
Fakultas Kedokteran Gigi > Pendidikan Dokter Gigi
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 07 Jan 2022 06:41
Last Modified: 07 Jan 2022 06:41
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/20885

Actions (login required)

View Item View Item