HERLIANTI, YANTI (2019) Tanggung Jawab Notaris Terhadap Kelalaian Dalam Pembuatan Akta Perjanjian Jual Beli Atas Tanah Hak Guna Bangunan Yang Telah Berakhir Masa Berlakunya Berdasarkan Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

| Download (661kB)
[thumbnail of Daftarisi.pdf] Text
Daftarisi.pdf

| Download (77kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

| Download (154kB)
[thumbnail of publikasi.pdf] Text
publikasi.pdf

| Download (134kB)
[thumbnail of babI.pdf] Text
babI.pdf

| Download (405kB)
[thumbnail of babII.pdf] Text
babII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (363kB)
[thumbnail of babIII.pdf] Text
babIII.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (283kB)
[thumbnail of babIV.pdf] Text
babIV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (87kB)
[thumbnail of babV.pdf] Text
babV.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (81kB)
[thumbnail of daftar_pustaka.pdf] Text
daftar_pustaka.pdf

| Download (91kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

| Download (81kB)

Abstract

Kelalaian Notaris dalam menjalankan tugas jabatannya telah merugikan salah satu
pihak karena akta notaris yang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum
dan perlindungan hukum kepada para pihak akan tetapi akta tersebut ternyata
mengandung cacat yuridis, sehingga akta tersebut terancam degradasi akata dan
batal demi hukum.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa tanggung jawab
Notaris terhadap kelalaian dalam pembuatan akta perjanjian jual beli atas tanah
Hak Guna Bangunan yang telah berakhir masa berlakunya berdasarkan Undang-
Undang Nomor 05 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
dan untuk mengetahui dan menganalisa perbuatan hukum yang dilakukan Notaris
yang lalai agar akta perjanjian jual beli atas tanah Hak Guna Bangunan yang telah
berakhir masa berlakunya agar dapat menjamin rasa aman bagi para pihak
berdasarkan Undang-Undang Nomor 05 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar
Pokok-Pokok Agraria.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah yuridis empiris
sosiologis dengan bantuan data primer atau data empiris sebagai data utama
dengan melakukan pendekatan melalui perundang-undangan (statute approach)
dan studi kasus .
Hasil Penelitian bahwa tanggung jawab Notaris terhadap akta perjanjian jual beli
atas tanah Hak Guna Bangunan yang telah berakhir masa berlakunya yaitu dengan
mendaftarkan kembali permohonan atas tanah Hak Guna Bangunan tersebut untuk
dilakukan pembaharuan haknya pada Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota
Samarinda, sehingga tanah Hak Guna Bangunan tersebut berlaku lagi dan tanah
Hak Guna Bangunan tidak jatuh ke Negara serta tidak merugikan kepentingan
para pihak yaitu penjual dan pembeli, dan perbuatan hukum yang dilakukan
Notaris terhadap akta perjanjian jual beli atas tanah Hak Guna Bangunan yang
telah berakhir masa berlakunya agar dapat menjamin rasa aman bagi para pihak
yaitu dengan dibuatkannya addendum dari perjanjian jual beli yang dibuat oleh
penjual dan pembeli sebelumnya yang isinya bahwa tanah Hak Guna Bangunan
sedang dalam proses perpanjangan haknya pada Kantor Badan Pertanahan
Nasional Kota Samarinda, sehingga perjanjian jual beli atas tanah Hak Guna
Bangunan tersebut tidak batal demi hukum.
Kata kunci : Tanggung Jawab Notaris, Kelalaian, Akta.

Dosen Pembimbing: Wahyuningsih, Sri Endah and Sulchan, Achmad | nidn0628046401, nidn0631035702
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Pascasarjana > Magister Kenotariatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 23 Jan 2020 06:58
Last Modified: 23 Jan 2020 06:58
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/15454

Actions (login required)

View Item View Item