POTENSI KITOSAN CANGKANG KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes) TERHADAP DAYA HAMBAT Propionibacterium acnes ATCC 6919
Berkas Tugas Akhir
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Kerang simping (Amusium pleuronectes) merupakan salah satu bivalvia laut yang mengandung senyawa kitin yang dapat diubah menjadi kitosan. Kitosan memiliki manfaat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi kitosan cangkang kerang simping dalam menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 1% sampai 100%.
Kitosan dibuat dengan 3 proses yaitu deproteinasi dengan NaOH 1 N, demineralisasi dengan HCl 1 N dan deasetilasi dengan NaOH 50%. Konsentrasi kitosan yang digunakan adalah 1%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% dan 100%. Kontrol positif menggunakan tetrasiklin dan kontrol negatif menggunakan asam asetat. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran dan diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat deasetilasi yang dihasilkan sebesar 55,89%. Rata-rata diameter zona hambat kitosan cangkang kerang simping (Amusium pleuronectes) terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 1% sampai 100%, kontrol positif (tetrasiklin), dan kontrol negatif (negatif) secara berturut-turut sebesar 0,00±0,00 mm; 28,08±0,38 mm dan 29,25±0,66 mm.
Kesimpulan penelitian ini adalah kitosan cangkang kerang simping kurang memiliki potensi dalam menghambat bakteri Propionibacterium acnes.
Kata kunci: cangkang kerang simping, kitosan, Propionibacterium acnes
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
