MODEL PENINGKATAN KEBERLANGSUNGAN USAHA MELALUI FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL INLCUSION PADAPEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
BabII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIII.pdf
Restricted to Registered users only
BabIV.pdf
Restricted to Registered users only
BabV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Financial literacy dan financial inclusion menjadi agenda penting bagi pembangunan ekonomi di berbagai negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi financial literacy dan financial inclusion pada pedagang pasar tradisional di Semarang. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 100 orang. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang pasar tradisional di Semarang yaitu pasar tradisional Johar, pasar tradisional Bulu dan pasar tradisional Peterongan. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling yang artinya pengambilan sampel dilakukan dengan kriteria tertentu, kriteria dalam penelitian ini adalah jenis usaha pakaian. Cara pengambilan sampel ini yaitu dengan membagikan kuesioner kepada responden. Metode analisis ini menggunakan path analysis.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara financial literacy terhadap kinerja keuangan, terdapat pengaruh positif tidak signifikan antara financial inlcusion terhadap kinerja keuangan, terdapat pengaruh positif tidak signifikan antara financial literacy terhadap keberlangsungan usaha, terdapat pengaruh negatif tidak signifikan antara financial inlcusion terhadap keberlangsungan usaha, dan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kinerja keungan terhadap keberlangsungan usaha.
Kata kunci : Financial Literacy, Financial Iclusion, Kinerja keuangan, dan Keberlangsungan Usaha.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
