STUDI BUDAYA ORIENTASI PELANGGAN, KUALITAS LAYANAN INTI, DAN KAPABILITAS INTERAKSI PELANGGAN (STUDI KASUS PADA TENAGA PENJUALAN DI KOTA SEMARANG)
Berkas Tugas Akhir
FILE 5 - BAB II - KAJIAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only
FILE 6 - BAB III - METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only
FILE 8 - BAB V - PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh antara variabel budaya orientasi pelanggan, kualitas layanan inti, kapabilitas interaksi pelanggan dan kinerja tenaga penjualan. Penelitian ini ada 150 orang sebagai responden. Pengumpulan data dengan cara menyebar kuesioner. Analisis data menggunakan software SPSS 18 dan hasil analisis menunjukkan bahwa budaya orientasi pelanggan berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas interaksi pelanggan, artinya semakin tinggi budaya orientasi pelanggan maka kapabilitas interaksi pelanggan akan meningkat. Kualitas layanan inti berpengaruh signifikan terhadap kapabilitas interaksi pelanggan, artinya semakin tinggi kualitas layanan inti maka kapabilitas interaksi pelanggan meningkat. Budaya orientasi pelanggan tidak berpengaruh terhadap kinerja tenaga penjualan. Kualitas layanan inti tidak berpengaruh terhadap kinerja tenaga penjualan. Kapabilitas interaksi pelanggan berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga penjualan, artinya semakin tinggi kapabilitas interaksi pelanggan maka kinerja tenaga penjualan akan meningkat.
Kata Kunci : budaya orientasi pelanggan, kualitas layanan inti, kapabilitas interaksi pelanggan, kinerja tenaga penjualan
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
