Khotim, Fajar Nur (2017) UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOLIK DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 SECARA IN VITRO DAN BIOAUTOGRAFI. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

| Preview Download (88kB)
[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

| Preview Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

| Preview Download (662kB)
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

| Preview Download (571kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (615kB)
[thumbnail of PUBLIKASI.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI.pdf

| Preview Download (414kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

| Preview Download (3MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (608kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (712kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (563kB)

Abstract

Staphylococcus epidermidis salah satu flora normal pada kulit manusia dan termasuk bakteri penyebab jerawat. Antibiotik dapat mengurangi perkembangbiakan S. epidermidis. Penggunaan terus menerus dapat menyebabkan terjadinya resistensi antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanolik daun alpukat (Persea americana Mill.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis secara in vitro dan bioautografi.
Penentuan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) ekstrak etanolik daun alpukat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dilakukan dengan metode dilusi cair konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% serta kontrol positif, negatif dan media yang di inkubasi pada suhu 370C, untuk mengetahui jumlah koloni menggunakan electric bacteria counter. Metode difusi dilakukan pada 9 kelompok perlakuan kecuali kontrol media untuk mengetahui zona hambatnya.
Hasil penelitian menunjukkan KBM ekstrak etanolik daun alpukat adalah pada konsentrasi 20%. Pengujian aktivitas ekstrak etanolik daun alpukat (Persea americana Mill.) terhadap S. epidermidis metode difusi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%, 30% menunjukkan adanya zona hambat konsentrasi optimum diperoleh konsentrasi 20%, 25%, 30% dengan zona hambat 22,30 mm; 22,33 mm; 23,53. Semua konsentrasi ekstrak etanolik daun alpukat menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan kontrol positif. Metode bioautografi diperoleh Rf 0,00 dengan senyawa penghambat bakteri diperkirakan flavonoid, tanin, akaloid, dan saponin).
Kesimpulan penelitian ini yaitu ekstrak etanolik daun alpukat (Persea americana Mill.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. epidermidis konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30%. Hasil uji bioautografi zona hambat terlihat pada Rf 0,00 merupakan senyawa dengan sifat lebih polar dibandingkan kuersetin (diperkirakan senyawa flavonoid, tanin, akaloid, dan saponin).

Kata kunci : Persea americana Mill, Staphylococcus epidermidis, KBM, Bioautografi

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Farmasi > Farmasi
Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 12 Feb 2018 05:35
Last Modified: 12 Feb 2018 05:35
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/10007

Actions (login required)

View Item View Item