Permono, Yudhi Tri (2017) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI SECARA ONLINE (Situs Lazada.co.id). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
|
Image
Pernyataan Publikasi.jpg Download (807kB) | Preview |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (401kB) | Preview |
|
|
Text
2. ABSTRAKS.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text
3. DAFTAR ISI.pdf Download (83kB) | Preview |
|
|
Text
4. BAB 1.pdf Download (140kB) | Preview |
|
Text
5. BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (268kB) |
||
Text
6. BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
||
Text
7. BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (89kB) |
||
|
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (106kB) | Preview |
Abstract
Transaksi online merupakan cara baru dalam melakukan kegiatan jual beli dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Melalui transaksi online pelaku usaha dapat menekan biaya pemasaran serta membantu konsumen dalam menghemat waktu dan biaya. Namun pemanfaatan transaksi online mempunyai dampak negatif terutama bagi konsumen seperti mendapatkan barang tidak sesuai informasi yang diberikan oleh pelaku usaha. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui proses transaksi jual beli secara online (Situs Lazada.co.id) 2) untuk mengetahui masalah dalam transaksi jual beli secara online dan upaya penyelesaiannya Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, artinya penelitian hukum ini dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan 1) proses transaksi jual-beli secara online (Situs Lazada.co.id) meliputi : masuk ke situs/web toko online, memilih jenis barang yang diinginkan, klik perintah pembelian, melakukan transaksi pembayaran, pihak merchant melakukan pengiriman barang 2) masalah dalam transaksi jual beli secara online dan upaya penyelesaiannya meliputi lemahnya kedudukan konsumen terhadap pelaku usaha, keabsahan perjanjian menurut Pasal 1320 KUH Perdata serta tidak ada lembaga penjamin keabsahan toko online. Upaya melalui pemberian trustmark oleh pelaku usaha dalam websitenya, konsumen dapat mengetahui pelaku usaha tersebut merupakan penyelenggara transaksi elektronik yang dapat dipercaya. Pemerintah hendaknya meningkatkan kesadaran konsumen untuk mau melaporkan kerugian akibat transaksi jual beli online. Kata Kunci : Konsumen. Perlindungan Hukum. Transaksi Online.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 15 Jan 2018 02:01 |
Last Modified: | 15 Jan 2018 02:01 |
URI: | http://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9318 |
Actions (login required)
View Item |