H. Sudar, H. Sudar (2017) REKONSTRUKSI PEMBUBARAN PERSEROAN TERBATAS MELALUI PENETAPAN PENGADILAN NEGERI BERBASIS NILAI KEADILAN. Doctoral thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

Text
COVER_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (384kB)
Text
SUDAR.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (489kB)
Text
DAFTAR ISI_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (287kB)
Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (1MB)
Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (582kB)
Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (865kB)
Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (339kB)
Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (517kB)
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (455kB)

Abstract

Perseroan Terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan
berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya
terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang
serta peraturan pelaksanaannya. Ketentuan tersebut membawa akibat hukum bahwa
perseroan terbatas (yang selanjutnya dalam tulisan ini disebut dengan Perseroan) memiliki
hak,kewajiban, dan harta kekayaan tersendiri, yang terpisah dari hak, kewajiban, dan harta
kekayaan para pendiri atau pemegang sahamnya.
Perseroan Terbatas sebagai salah satu badan usaha dalam kegiatan perekonomian
membutuhkan pengaturan yang jelas dan mampu untuk dapat mengikuti perkembangan
jaman yang kemajuannya sangat pesat ini, khususnya dalam kemajuan ilmu pengetahuan
dan teknologi baik dalam lingkup nasional maupun di dalam lingkup internasional.
Berdasarkan hal tersebut maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut
guna penyusunan Disertasi dengan mengambil judul: “REKONSTRUKSI
PEMBUBARAN PERSEROAN TERBATAS MELALUI PENETAPAN
PENGADILAN NEGERI BERBASIS NILAI KEADILAN”
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan secara yuridis / normatif dapat disimpulkan
bahwa Rekonstruksi pembubaran perseroan terbatas melalui penetapan pengadilan negeri
berbasis nilai keadilan adalah sebagaimana diketahui, didalam hukum acara dikenal dua
proses beracara yaitu “Contentious Procesrecht” atau hukum acara sengketa dan “NonContentious

Procesrecht” atau hukum acara non-sengketa. Terhadap “Contentious
Procesrecht” lazim digunakan surat gugatan untuk menyelesaikan sengketa para pihak
melalui “Putusan Hakim”. Sebaliknya terhadap “Non-Contentious Procesrecht” lazim
digunakan surat permohonan untuk meminta “Penetapan Hakim”. Berdasarkan
“Contentious Procesrecht” tersebut, juga berlaku azas “Audi Et Alteram Partem”
(mendengarkan kedua belah pihak). Azas ini mendalilkan bahwa dalam proses perkara di
siding Pengadilan, Majelis Hakim harus para pihak yang bersengketa untuk membela hak
dan kepentingan masing – masing. Dengan kata lain, para pihak haruslah diperlakukan
sama, adil dan tidak memihak. Sedangkan berdasarkan “Non-Contentious Procesrecht”
berlaku azas “Voluntair” ialah; permohonan untuk memutuskan perkara ke sidang
pengadilan tanpa adanya sengketa dengan pihak lain (without disputes or differences with
another party). Jadi menurut penulis apa yang dipermasalahkan pemohon berdasarkan azas
hukum “Non-Contentious Procesrecht” sama sekali tidak bersentuhan dengan persoalan
hak dan kepentingan orang lain.
Kata Kunci : Pembubaran, Perseroan terbatas, dan Pengadilan Negeri

Item Type: Thesis (Doctoral)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Date Deposited: 30 Jan 2018 01:57
Last Modified: 30 Jan 2018 01:57
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9871

Actions (login required)

View Item
View Item