KURNIAWAN, CANDRA DWI (2017) PENENTUAN KAPASITAS MESIN PENDINGIN PADA ATM BCA PANDANARAN. Undergraduate thesis, Fakultas Teknologi Industri UNISSULA.
COVER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (702kB)
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (100kB)
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (100kB)
PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (68kB)
DAFTAR ISI_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (117kB)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (107kB)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (847kB)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (179kB)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (2MB)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (877kB)
Abstract
Penggunaan mesin ATM BCA secara terus-menerus dalam bertransaksi, pada kondisi tertentu dapat mengalami hambatan seperti proses transaksi melambat, kartu atm tertelan, mesin atm error dsb. Bagian Mesin ATM terdiri dari perangkat keras (Hardware) dan perangkat lunak (Software). Kerusakan mesin ATM digolongkan menjadi 2 yaitu kerusakan hardware dan kerusakan software.
Kerusakan mesin ATM dengan biaya perbaikan termaHal bila terjadi kerusakan pada Hardwarenya. Sedangkan penyebab utama kerusakan hardware mesin ATM adalah bagian CPU yang beroperasi pada suhu yang terlalu panas. Agar CPU
ATM tidak terlalu panas saat beroperasi biasanya sudah dilengkapi dengan kipas pendingin CPU. Akan tetapi keberadaan kipas pendingin CPU ATM ini tidak banyak membantu mendinginkan panas jika kondisi udara dan suhu diruangan sekitar mesin ATM juga dalam kondisi panas, karena udara yang disirkulasikan kipas CPU dalam ruangan yang panas adalah udara panas. Sehingga agar udara yang disirkulasikan kipas pendingin CPU ini adalah udara dingin, maka kondisi ruang ATM harus dikontrol agar tetap dingin dengan menggunakan mesin pendingin AC (Air Conditioner).
Metodologi penelitian dengan melakukan percobaan pengaturan suhu AC pada saat mesin ATM dioperasionalkan pada jam sibuk. Mengatur temperatur AC pada suhu 16°C-20°C dengan menggunakan remot AC, agar suhu ruangan menjadi dingin. Agar Air Conditioner (AC) memberikan hasil yang baik maka yang harus dilakukan adalah: menyesuaikan kapasitas mesin pendingin dengan ukuran
ruangan. Meletakkan AC jauh dari pintuu, karena udara akan lebih mudah keluar ke ruangan lain. Menjauhkan AC dari atap. AC mengambil udara dari atas, maka bila terlalu dekat dengan plafon, ruang yang kuran luas menyebabkan udara yang masuk tidak maksimal.
Ruang ATM yang suhunya telah disetting pada suhu 16°C terbukti membantu mendinginkan panas CPU pada mesin ATM, sehingga mesin ATM bisa bekerja dengan maksimal saat dioperasikan.
Kata kunci : ATM, hardware, software,CPU, AC
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Industri Fakultas Teknologi Industri > Mahasiswa FTI - Skripsi Teknik Elektro |
| Date Deposited: | 24 Jan 2018 07:29 |
| Last Modified: | 24 Jan 2018 07:29 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9754 |
