Yulianto, Aditya (2017) PERAN HUKUM INTERNASIONAL DALAM UPAYA PENYELESAIAN SENGKETA ANTARA FILIPINA DAN CHINA (Isu Laut China Selatan). Undergraduate thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.

[thumbnail of File 1_COVER.pdf]
Preview
Text
File 1_COVER.pdf

| Preview Download (643kB)
[thumbnail of File 2_ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
File 2_ABSTRAK.pdf

| Preview Download (94kB)
[thumbnail of File 3_DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
File 3_DAFTAR ISI.pdf

| Preview Download (86kB)
[thumbnail of File 4_BAB I.pdf]
Preview
Text
File 4_BAB I.pdf

| Preview Download (185kB)
[thumbnail of File 5_BAB II.pdf] Text
File 5_BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (355kB)
[thumbnail of File 6_BAB III.pdf] Text
File 6_BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (729kB)
[thumbnail of BAB IV_1.pdf] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (142kB)
[thumbnail of File 8_DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
File 8_DAFTAR PUSTAKA.pdf

| Preview Download (116kB)

Abstract

Laut Cina Selatan merupakan kawasan yang berpotensi mengandung cadangan minyak bumi dan juga merupakan wilayah yang strategis untuk perdagangan dan sebagai jalur pelayaran. Sehingga wilayah ini menjadi wilayah yang menimbulkan konflik antara Negara, baik Negara yang berada disekitar wilayah tersebut (dalam hal ini beberapa Negara anggota ASEAN, dan Taiwan, Cina) maupun Negara yang wilayahnya tidak bersinggungan dengan area Laut Cina Selatan (dalam hal ini Amerika Serikat). Konflik ini dapat dilihat dengan perbedaan nama yang diberikan oleh Negara-negara terhadap kepulauan Spratly. Terkait konflik antara Filipina dan Cina diantara kedua Negara sudah sejak 1946 yang berhunungan dengan Laut Cina Selatan hingga sekarang ini. Proses penyelesaian gugatan yang dilakukan oleh kedua Negara sudah melalui beberapa cara seperti halnya diplomasi kedua Negara, mediasi oleh ASEAN, dan akhinya Filipina mengajukan gugatannya kepada Mahkamah Arbitrase Internasional (dalam hal ini UNCLOS). Namun hingga keluarnya putusan oleh PCA masih terjadinya konflik pada area tersebut.

Kata kunci:, Laut Cina Selatan, Spratly, UNCLOS

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pustakawan 1 UNISSULA
Date Deposited: 15 Jan 2018 02:02
Last Modified: 15 Jan 2018 02:02
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/9330

Actions (login required)

View Item View Item