Ashari, Anjar Restu (2017) MEKANISME PERALIHAN HAK ATAS TANAH KARENA JUAL BELI DALAM HAL SALAH SATU PENJUAL MASIH DI BAWAH UMUR DAN PENDAFTARANNYA DI KANTOR PERTANAHAN KOTA TEGAL. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
Preview |
Text
COVER_1.pdf |
Preview |
Text
ABSTRAK_1.pdf |
Preview |
Text
DAFTAR ISI_1.pdf |
Preview |
Text
BAB I_1.pdf |
![]() |
Text
BAB II_1.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III_1.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV_1.pdf Restricted to Registered users only |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf |
Abstract
Penelitian dengan judul ” mekanisme peralihan hak atas tanah karena jual
beli dalam hal salah satu penjual masih di bawah umur dan pendaftarannya di
kantor pertanhan kota tegal bertujuan untuk mengetahui bagaimana mekanisme
peralihan hak atas tanah , apa saja kendala – kendala yang dihadapi dan bagai
mana pemecahanya tersebut dan untuk mengetahui bagaimana perlindungan
hukum bagi pihak yang terkait dalam proses tersebut.
Penelitian ini menggunakan Penelitian yuridis sosiologis merupakan
penelitian yang mengkaji kaidah – kaidah hukum dan norma – norma hukum serta
peraturan – peraturan yang ada, yang kemudian menganalisis dan mengkaji
bekerjanya di masyarakat.bekerjanya hukum di masyarakat dapat di kaji dari
tingkat efektifitasnya hukum, kepatuhan terhadap hukum, peranan lembga atau
istitusi hukum di dalam penegakan hukum, implementasi aturan hukum, pengaruh
aturan hukum terhadap masalah sosial tertentu atau sebaliknya, pengaruh masalah
sosial terhadap hukum.
Berdasarkan metode tersebut penelitian menghasilkan pada pokoknya
perwalian dan izin menjual dapat dibuat oleh pengadilan negri dan desa yang
disahkan kecamatan, untuk pengadilan agama hanya perwalian saja. setiap jual
beli berkaitan pertanahan harus menggunakan akta jual beli dari PPAT atau
PPATS. akta tersebut sebagai bukti untuk melakukan pendaftaran di kantor
pertanahan.
masalah yang dihadapi di lapangan adalah kurang pahamnya masyarakat
tentang hukum pertanahan, perwalian dan izin menjual, Aplikasi pertanahan
sering eror, tidak teraturnya buku warkah juga mempersulit kerja. cara mengatasi
masalah tersebut adalah dengan memberikan pengarahan hukum kepada
masyarakat dan pengantian sistem warkah menjadi komputerisasi.
mengenai perlindungan hukum bagi wali, sepanjang si wali dapat
membuktikan bahwa harta sepanjang dipergunakan untuk kepentingan si anak
maka, maka wali tersebut bebas demi hukum, namun berlaku sebaliknya apabila si
wali melanggar ketentuan tersebut maka anak tersebut dapat menuntut haknya.
selama dapat dibuktikan sebaliknya peralihan tersebut mempunyai kekuatan
hukum yang kuat (bukan mutlak).
Kata kunci : jual beli ,di bawah umur, Perlindungan hukum
Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Pascasarjana Pascasarjana > Magister Kenotariatan |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 04 Dec 2017 02:32 |
Last Modified: | 04 Dec 2017 02:32 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/8633 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |