Wulandari, Retno (2017) PERBANDINGAN EKONOMI KAPITALIS DENGAN EKONOMI ISLAM DARI TINJAUAN MAQASHID SYARIAH. Masters thesis, Fakultas Hukum UNISSULA.
Preview |
Text
COVER_1.pdf |
Preview |
Text
ABSTRAK_1.pdf |
Preview |
Text
DAFTAR IIS_1.pdf |
![]() ![]() Preview |
Image
PUBLIKASI.jpg |
Preview |
Text
BAB I_1.pdf |
![]() |
Text
BAB II_1.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB III_1.pdf Restricted to Registered users only |
![]() |
Text
BAB IV_1.pdf Restricted to Registered users only |
Preview |
Text
DAFATR PUSTAKA_1.pdf |
Abstract
Manusia sebagai khalifatullah fil ard (Khalifah Allah di bumi) dan tidak Allah ciptakan
kecuali untuk beribadah, Hidupnya manusia jika hidup hatinya, hidupnya hati dengan
iman, hidupnya iman dengan taqwa. Guna mencapai ketaqwaan harus dengan ilmu
terhadap perintah dan laranganya. Allah telah memerintahkan manusia untuk masuk
islam secara kaffah (menyeluruh). Dalam kehidupan seoarang muslim, Allah Yang Maha
Sempurna telah memberikan tununan dalam kehidupan manusia dalam hal ibadah
maupun muamalah dengan manusia ataupun makhluk Allah lainnya dengan tujuan
mencapai kemaslahatan di dunia dan di akhirat. Untuk mencapai tujuan tersebut, manusia
diberikan akal untuk senantiasa tafakkur (berfikir). Tujuan hukum islam adalah menjaga
agama, menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga keturunan, menjaga harta. Kelima tujuan
tersebut kita kenal dengan maqashid syariah, tujuan tersebut saling berkaitan apabila
tidak tercapai satu dari tujuan tersebut maka tidak akan tercapai segala tujuan yang lain.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan, manusia melakukan mu‟amalah (saling
berhubungan) sosioekonomi. Hubungan sosioekonomi sesuai tujuan islam harus sesuai
dengan aqidah, syari‟ah dan akhlaq. Hidup yang selaras dengan ajaran islam akan
membantu mendorong keseimbangan antara kepentingan individu dan sosial serta
membantu mengaktualisasikan maqashidusy syariah (tujuan-tujuan syariah), dua yang
terpenting diantaranya adalah keadilan sosioekonomi dan kesejahteraan makhluk Allah.
Karena Allah ciptakan manusia sebagai rahmatan lil‟alamin. Namun demikian, kegiatan
ekonomi yang dilakukan, dalam praktiknya tidak semua selaras dengan ajaran islam.
Diantaranya sistem ekonomi kapitalis yang menjadikan modal keuntungan sebesarbesarnya
sebagai
tujuan
utama,
mengesampingkan
keadilan
sosioekonomi
dan
nilai-nilai
moral,
serta lebih mengedepankan kepentingan diri sendiri, sehingga menghalangi
tercapainya kebahagiaan dunia dan akhirat. Tidak seharusnya ada kesenjangan antara
ekonomi dan agama. Ajaran agama sebagai pedoman untuk mencapai kebagiaan dunia
dan akhirat. Tidak ada pemisahan antara kepentingan dunia dan akhirat, begitu pula
ekonomi dan agama.
Kata kunci : Maqashid Syariah, Ekonomi Islam, Ekonomi Kapitalis
Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
---|---|
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
Depositing User: | Pustakawan 1 UNISSULA |
Date Deposited: | 28 Nov 2017 02:02 |
Last Modified: | 28 Nov 2017 02:02 |
URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/8503 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |