HUBUNGAN DIABETES MELLITUS TIPE II DENGAN PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) Studi Observasi Analitik Pada KlinikLayanan Primer Klinik Arina Farma Tahun 2015
Berkas Tugas Akhir
Alia Yusril Izza 01.211.6318_Cover.pdf
Restricted to Registered users only
Alia Yusril Izza 01.211.6318_Daftar Isi.pdf
Restricted to Registered users only
Alia Yusril Izza 01.211.6318_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penyakit Arteri Perifer adalah penyakit oklusi arteri kronis yang disebabkan oleh aterosklerosis. Faktor risiko penyakit tersebut yaitu diabetes mellitus, hipertensi, merokok, dislipidemia dan usia. World Health Organization memperkirakan jumlah penduduk dunia yang menderita diabetes mellitus pada tahun 2030 diperkirakan meningkat menjadi 366 juta. Indonesia menempati urutan ke - 4 terbesar dalam jumlah penderita diabetes mellitus dengan prevalensi 8,6% dari total penduduk. Oleh karena itu sangat penting untuk membuktikan apakah ada hubungan antara diabetes melitus dengan penyakt arteri perifer.
Penelitian yang dilakukan adalah observasi analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Uji hipotesis menggunakan uji chi-square pada 52 pasien diabetes melitus dan 52 pasien non diabetes melitus yang telah diukur nilai ABInya pada bulan februari 2015
Prevalensi penyakit arteri perifer pada kelompok pasien diabetes mellitus tipe II adalah sebesar 36% sedangkan prevalensi penyakit arteri perifer pada kelompok non diabetes melitus sebesar 11% Terdapat pengaruhbermakna antara prevalensi penyakit arteri perifer pada kelompok pasien diabetes melitus tipe ii nilai p=0,003. Nilai koefisensi kontingensi yang dihasilkan sebesar 0,28.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara Diabetes melitus tipe II dengan penyakit arteri perifer dengan keeratan lemah.
Kata Kunci :Penyakit Arteri Perifer, Diabetes Melitus
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
