Setiadi, Jeffri (2017) PENGARUH JUS NABIDZ KURMA AJWA TERHADAP DIAMETERZONA HAMBAT Salmonella typhi - Studi Eksperimental Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of 2. Abstrak.pdf]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

| Preview Download (93kB)
[thumbnail of 3. Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
3. Daftar Isi.pdf

| Preview Download (125kB)
[thumbnail of 1. Cover.pdf]
Preview
Text
1. Cover.pdf

| Preview Download (716kB)
[thumbnail of PUBLIKASI_1.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

| Preview Download (86kB)
[thumbnail of 4. BAB I.pdf]
Preview
Text
4. BAB I.pdf

| Preview Download (100kB)
[thumbnail of 5. BAB II.pdf] Text
5. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (394kB)
[thumbnail of 6. BAB III.pdf] Text
6. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (375kB)
[thumbnail of 9. Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

| Preview Download (242kB)
[thumbnail of 8. BAB V.pdf] Text
8. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (93kB)
[thumbnail of 7. BAB IV.pdf] Text
7. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (974kB)

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit yang diakibatkan oleh Salmonella typhi. Terapiuntuk mengobati demam tifoid adalah antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik sering tidak tepat indikasi dan sehingga dapat menimbulkann resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus nabidz kurma ajwa yang merupakan fermentasi tanpa alkohol sehingga halal dan dapat menghambat pertumbuhan Salmonella typhi yang dilihat dari zona hambat.
Penelitian eksperimental secara in vitro dengan rancangan post-test only dengan metode disk difusi ini menggunakan Salmonella typhi yang beli dari lab mikrobiologi FK Unissula dibagi menjadi 8 K ompok uji yang direplikasi sebanyak 5 kali dan memiliki dosis K III dan K VI sebesar 120 mg/ml selama 12 jam dan 24 jam, K IV dan K VII sebesar 175 mg/ml selama 12 jam dan 24 jam, K V dan K VIII sebesar dengan 233 mg/ml selama 12 jam dan 24 jam, K I sebagi kontrol positif, danK II sebagai kontrol negatif.
Hasil dari rerata zona hambat yaitu K I 50 ± 0.8746 mm; K II 0,00 + 0,00 mm; K III 12 jam 0,00 + 0,00 mm; K IV 12 jam 0,00 + 0,00 mm; K V 0,00 + 0,00 mm; K VI 120 mg/ml 24 jam 0,00 + 0,00 mm; K VII 0,00 + 0,00 mm; K VIII 0,00 + 0,00 mm.
Hasil didapatkan karena bakteri batang gram positif tumbuh di Muller hinton dan MRS Agar dan dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh jus nabidz kurma ajwa terhadap diameter Salmonella typhi secara in vitro dengan metode difusi.

Kata kunci: Nabidz,Salmonella typhi, fermentasi, tifoid

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 02:23
Last Modified: 24 Nov 2017 02:23
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7726

Actions (login required)

View Item View Item