library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

FAKTOR RISIKO DEVIASI SEPTUM NASI KLASIFIKASI MLADINA TIPE III PADA KEJADIAN RHINOSINUSITIS MAKSILARIS - Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Oktober-Desember 2016

Anugrah, Mutia Paramadita (2017) FAKTOR RISIKO DEVIASI SEPTUM NASI KLASIFIKASI MLADINA TIPE III PADA KEJADIAN RHINOSINUSITIS MAKSILARIS - Studi Observasional Analitik di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Periode Oktober-Desember 2016. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of 2. Abstrak.pdf]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

[thumbnail of 3. Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
3. Daftar Isi.pdf

[thumbnail of PUBLIKASI_1.pdf]
Preview
Text
PUBLIKASI_1.pdf

[thumbnail of 1. Cover.pdf]
Preview
Text
1. Cover.pdf

[thumbnail of 4. BAB 1.pdf]
Preview
Text
4. BAB 1.pdf

[thumbnail of 6. BAB 3.pdf] Text
6. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

[thumbnail of 5. BAB 2.pdf] Text
5. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

[thumbnail of 7. BAB 4.pdf] Text
7. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

[thumbnail of 8. BAB 5.pdf] Text
8. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

[thumbnail of 9. Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Abstract

Faktor predisposisi terjadinya rhinosinusitis maksilaris yang paling sering ditemukan salah satunya disebabkan karena kelainan anatomi seperti deviasi septum nasi, apabila menyumbat ostium sinus dapat mengganggu aliran udara dan menyebabkan rhinosinusitis.Deviasi septum nasi merupakan bentuk septum yang tidak lurus di tengah.Mladina membagi deviasi septum nasi menjadi 7 tipe, salah satunya klasifikasi Mladina tipe III yang merupakan deviasi pada konka media di area kompleks osteomeatal (KOM).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko deviasi septum nasi klasifikasi Mladina tipe III dengan kejadian rhinosinusitis maksilaris.
Penelitian observasional analitik dengan rancangan case controlmenggunakan sampel berjumlah 44pasien dengan keluhan pada hidung yang melakukan pemeriksaan CT-Scan SPN di Poli THT Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Dari 44 pasien dengan keluhan hidung yang melakukan CT-ScanSPN dibedakan menjadi 4 kelompok yaitu: subyek dengan faktor risiko yang mengalami efek, subyek dengan faktor risiko yang tidak mengalami efek, subyek tanpa faktor risiko yang mengalami efek, dan subyek tanpa faktor risiko yang tidak mengalami efek.
Hasil analisis Odds Ratio (OR) menunjukkan nilai OR=7,500dengan IK 95% 1,854 – 30,335menunjukkan bahwa deviasi septum nasi klasifikasi Mladina tipe III merupakan faktor risiko pada kejadian rhinosinusitis maksilaris dengan kemungkinan 7,5 kali lebih besar dibandingkan pasien tanpa deviasi septum nasi.
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa deviasi septum nasi klasifikasi Mladina tipe IIImeningkatkan faktor risiko 7,5 kali pada kejadian rhinosinusitis maksilaris.

Kata Kunci : Deviasi Septum Nasi, Rhinosinusitis Maksilaris, klasifikasi Mladinatipe III, CT-Scan

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 24 Nov 2017 02:20
Last Modified: 24 Nov 2017 02:20
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/7693

Actions (login required)

View Item View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints