HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT STRES PADA ORANG DENGAN HIV/AIDS DI BALAI KESEHATAN PARU MASYARAKAT SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar Belakang: HIV/AIDS adalah suatu virus yang menyerang sel darah putih dan menyebabkan penurunan sistem daya tahan tubuh. Virus ini sangat cepat perkembangannnya karena virus ini berkembang melalui hubungan seks bebas, jarum suntik dan darah pasien HIV/AIDS. Oleh karena itu sangat dibutuhkan
peran dari keluarga dalam proses penyembuhan pada pasien HIV/AIDS sehingga mereka tidak mengalami stres yang dapat memperburuk kondisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dukungan keluarga dengan tingkat stres pada orang dengan HIV/AIDS.
Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitic observational desain penelitian menggunakan crose sectional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan DASS. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 responden. Pengambilan sampel menggunakan concecutive sampling. Data analisis melalui uji chi-square.
Hasil: Penelitian ini didapatkan responden paling banyak mengalami HIV/AIDS adalah orang dewasa berkisar antara umur 26-45 tahun atau (70,6%). Berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah 57 atau (67,1%), mengenyam pendidikan hanya sampai pada sekolah dasar (SD) dengan jumlah 36 atau (42,4%), memiliki pekerjaan dengan jumlah 63 atau (74,1%) , 66 atau (77,6%) mendapatkan dukungan keluarga yang tinggi serta 65 atau (75,5%) mengalami stres ringan.
Kesimpulan: terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres pada orang dengan HIV/AIDS dengan p value 0,002.
Kata kunci : dukungan keluarga, stres, HIV/AIDS
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
