HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS TIDUR PASIEN HIPERTENSI DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
Berkas Tugas Akhir
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Latar belakang: Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari keadaan sedih sampai menyebabkan terganggunya aktifitas sehari-hari. Sedangkan tidur yang berkualitas tidak akan memperlihatkan perasaan lelah, mudah terangsang dan gelisah, lesu dan apatis, susah berkonsentrasi, sakit kepala dan mengantuk yang berlebihan, karena gangguan tidur dianggap sebagai salah satu faktor risiko hipertensi, baik pada pasien dewasa maupun pada pasien anak dan remaja.
Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 44 orang dengan teknik insidental sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan uji chi square.
Hasil : Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari 44 responden, dengan tingkat depresi responden dengan kategori ringan, dari 2 (4.5%) responden, 1 (2.3%) responden memiliki kualitas tidur yang baik. Tingkat depresi responden dengan kategori sedang, dari 24 (54.5%), mayoritas 17 (38.6%) responden memiliki kualitas tidur yang buruk. Tingkat depresi responden dengan kategori berat, dari 18 (40.9%) responden mayoritas 18 (40.9%) memiliki kualitas tidur yang buruk.
Simpulan : Terdapat hubungan Tingkat Depresi dengan kualitas tidur pasien hipertensi. Dari uji yang telah dilakukan, dengan hasil nilai p value = 0.026 yang berarti lebih kecil dari0.05 (p<0,05).
Kata kunci : Tingkat depresi, Kualitas tidur, Hipertensi
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
