Triyowibowo, Ryan Aditya (2016) PENGARUH LENSA INTRAOKULAR AKRILIK HIDROFILIK DAN POLYMETHYLMETHACRYLATETERHADAP KEJADIANPOSTERIOR CAPSULAR OPACITY - Studi Observasional Analitik pada Pasien Pasca Operasi Katarak Metode Fakoemulsifikasi di SEC RSI Sultan Agung Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
COVER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (786kB)
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (125kB)
DAFTAR ISI_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (157kB)
Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (72kB)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (136kB)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (271kB)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (722kB)
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (250kB)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (125kB)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (360kB)
Abstract
Posterior Capsular Opacity(PCO) yang biasanya disebut juga dengan katarak sekunder adalah katarak yang terjadi akibat terbentuknya jaringan fibrosis pada sisa lensa yang tertinggaldan menunjukkan kekeruhan kapsul posterior setelah operasi katarak yang ditanam lensa intraokular. Material lensa intraokular dapat mempengaruhi perkembangan PCO. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruhlensa intraokular Akrilik Hidrofilik dan PMMA terhadap kejadian PCO di SEC RSI Sultan Agung Semarang.
Studi observasional analitik dengan rancangan cross sectional ini dilakukan pada 144matayang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang terbagi atas dua kelompok yaitu, 57 pasienyang ditanam lensa intraokular Akrilik Hidrofilik dan 57 pasien yang ditanam lensa intraokularPMMA. Pengambilan data sekunder menggunakan rekam medis dan dan diagnosis PCO tertulis di rekam medis oleh dokter spesialis mata. Selanjutnya data penelitian dianalisis dengan uji Chi-Square (X2).
Dari hasil penelitian pasien yang ditanam lensa intraokular Akrilik Hidrofilik terdapat 2 mata mengalami PCOdan 55 mata tidak PCO. Pada pasien ditanam lensa intraokular PMMA terdapat 9 mata mengalami PCO dan 48 mata tidak terjadi PCO. Hasil uji Chi-Square (X2) menunjukan hubungan bermakna (p= 0,026) antara pasien yang ditanam lensa intraokular Akrilik Hidrofilik dan PMMA
Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruhlensa intraokular Akrilik Hidrofilik dan Polymethylmethacrylate terhadap kejadian PCOdi SEC RSI Sultan Agung Semarang.
Kata kunci: Akrilik Hidrofilik, Polymethylmethacrylate(PMMA), Posterior Capsular Opacity(PCO)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 08 Dec 2016 07:31 |
| Last Modified: | 08 Dec 2016 07:31 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5995 |
