Sutanto, Eviana Budiartanti (2016) PENGARUH KOMBINASI VITAMIN C DAN VITAMIN E TERHADAP KUALITAS SPERMADAN KADAR 8-OhdG SEMEN TIKUS - Studi Eksperimental pada Tikus(Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar yang Dipapar Asap Rokok. Masters thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
Abstract
Stres oksidasi akibat merokok terbukti dapat berakibat pada penurunan konsentrasi, motilitas dan morfologi spermatozoa dan peningkatan kadar 8-OhdG sebagai penanda kerusakan DNA. Antioksidan dalam hal ini kombinasi vitamin C dan vitamin E merupakan salah satu pilihan untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada spermatozoa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi vitamin C dan vitamin E pada kualitas sperma dan kadar 8-OhdG semen.
Rancangan penelitian ini adalah post test only control group. Sebanyak 18 ekor tikus (Rattus norvegicus) jantan galur wistar berumur 8 minggu, berat badan 150-200 gram, dikelmpokkan menjadi 3 kelompok (K1, K2 dan K3) secara random. K1 tanpa perlakuan, K2 diberi paparan asap rokok sebanyak 4 batang/hari dan K3 diberi paparan asap rokok sebanyak 4 batang/hari dan diberikan kombinasi vitamin C 0,045mg/ gBB dan vitamin E 0,036 IU/gBB. Hari ke 21 dilakukan pengambilan epididimis dan diperiksa konsentrasi, motilitas dan morfologi spermatozoa serta kadar 8-OhdG semen. Data konsentrasi, motilitas dan morfologi spermatozoa dianalisis dengan one way ANOVA dengan tingkat signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan post-hoc LSD, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Data kadar 8-OhdG dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dengan tingkat signifikansi p<0,05 dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi p<0,05.
Hasil konsentrasi tertinggi pada K1 (47,91 juta/ml) diikuti K3 (39,43 juta/ml) dan terendah adalah K2 (32,59 juta/ml). Persentase motilitas tertinggi pada K1 (64,57%) diikuti K3 (51,43%) dan terendah adalah K2 (38,97%). Persentase morfologi tertinggi pada K1 (38,36%) diikuti K3 (31,18%) dan terendah adalah K2 (27,56%). Kadar 8-OhdG terendah pada K1 (3,43ng/ml) diikuti K3 (5,28ng/ml) dan tinggi adalah K2 (20,18ng/ml).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi vitamin C dan vitamin E dapat meningkatkan konsentrasi, motilitas dan morfologi spermatozoa dan menurunkan kadar 8-OhdG semen.
Kata kunci : kualitas sperma, 8-OhdG semen, vitamin C, vitamin E
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik |
| Depositing User: | Pustakawan Reviewer UNISSULA |
| Date Deposited: | 20 Sep 2016 07:07 |
| Last Modified: | 20 Sep 2016 07:07 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
