Lestari, Noor Endah (2016) PENGARUH BISING TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA - Studi Eksperimen pada Mencit (Mus musculus) di Pemotongan Kayu UD. Dua Saudara Demak. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
Abstrak_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (567kB)
Cover_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (572kB)
Daftar Isi_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (578kB)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (611kB)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (574kB)
Daftar Pustaka_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (571kB)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (566kB)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (589kB)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (590kB)
Abstract
Bising merupakan salah satu penyebab stres. Stres yang diakibatkan oleh bising dapat mempengaruhi tingkat motilitas spermatozoa. Penggunaan alat pelindung telinga (APT) digunakan untuk menutup saluran telinga sehingga mengurangi getaran yang terjadi pada gendang telinga maupun pada tulang-tulang pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh paparan bising terhadap motilitas mencit di pemotongan kayu.
Metode penelitian dengan rancangan post test only control group design ini dilakukan pada 15 ekor mencit, mencit dibagi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol yaitu mencit yang terpapar bising ± 60 dB (KK), kelompok perlakuan 1 yaitu dengan paparan bising ± 90 dB tanpa alat pelindung telinga (KP 1), dan kelompok perlakuan 2 yaitu dengan paparan bising ± 90 dB dengan alat pelindung telinga (KP 2), KP 1 dan KP 2 dipapar bising pada pabrik kayu UD. Dua Saudara selama 35 hari, hari ke 36 sampel diterminasi dan diambil spermatozoa kemudian diamati melalui mikroskop, beda motilitas dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis.
Hasil rata-rata motilitas spermatozoa KK = 63,2 ± 17,30 %, KP 1 = 14,80 ± 31,44% dan KP 2 = 11,0 ± 16,17%. Hasil uji Kruskal-Wallis didapatkan hasil p = 0,032 yang berarti terdapat perbedaan diantara ketiga kelompok. Pada uji Mann-Whitney U terdapat perbedaan antara KK dengan KP 1 dan KP 2 karena didapatkan p = 0,045 dan p = 0,016 dan tidak terdapat perbedaan antara KP 1 dengan KP 2 karena didapatkan hasil p = 0,577.
Dapat disimpulkan terdapat pengaruh paparan bising di pemotongan kayu terhadap motilitas spermatozoa mencit.
Kata kunci: paparan bising, motilitas spermatozoa, APT
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 20 Sep 2016 07:05 |
| Last Modified: | 20 Sep 2016 07:05 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5201 |
