Jayanti, Nike Rahmi (2016) HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA PADA PEGAWAI BANK DENGAN KEJADIAN ANDROPAUSE - Studi Observasional Pada Pegawai Bank di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Wilayah Kaligawe Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of cover_1.pdf]
Preview
Text
cover_1.pdf

| Preview Download (449kB)
[thumbnail of abstrak_1.pdf]
Preview
Text
abstrak_1.pdf

| Preview Download (160kB)
[thumbnail of daftar isi_1.pdf]
Preview
Text
daftar isi_1.pdf

| Preview Download (183kB)
[thumbnail of bab I_1.pdf] Text
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (167kB)
[thumbnail of bab II_1.pdf] Text
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (207kB)
[thumbnail of bab III_1.pdf] Text
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (168kB)
[thumbnail of bab IV_1.pdf] Text
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (167kB)
[thumbnail of bab V_1.pdf] Text
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (84kB)
[thumbnail of daftar pustaka_1.pdf]
Preview
Text
daftar pustaka_1.pdf

| Preview Download (230kB)

Abstract

Stres kerja pada pegawai bank timbul akibat stresor atau pembangkit stres pekerjaan dimana faktor intrinsik dalam pekerjaan seperti beban kerja yang berat, sistem kerja shift, tuntutan pekerjaan dan konflik interpersonal ditempat kerja dapat menimbulkan stres kerja pada pegawai bank. Andropause suatu kondisi dimana terjadi penurunan kemampuan fisik, seksual, dan psikologi pada pria yang dihubungkan dengan berkurangnya hormon testosteron salah satunya akibat stres kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres kerja pada pegawai bank terhadap angka kejadian andropause.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat analitik, dengan bentuk survei observasional melalui pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada pegawai bank di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kaligawe semarang. Seluruh populasi dijadikan sample dalam penelitian ini yaitu 46 sample kemudian dilakukan wawancara berdasarkan kuesioner OSI – R (Occupational Stress Inventory-Revised Edition) untuk mengetahui tingkat stres kerja kemudian dilakukan wawancara berdasarkan kuesioner ADAM (Androgen Deficiency in Aging Male) untuk mengetahui angka kejadian andropause kemudian diolah menggunakan uji Chi Square dan Koefisien Kontingensi dengan bantuan perangkat lunas SPSS.
Hasil pengujian statistik didapat 76,1% mengalami stres kerja, 45,7% mengalami andropause. Hasil uji Chi Square didapatkan nilai p = 0,036 (<0,05) yang menunjukan bahwa ada hubungan antara stres kerja pada pegawai bank dengan kejadian andropause dan hasil analisis uji koefisien kontingensi didapatkan nilai C = 0,646.
Berdasarkan hasil uji Chi Square dan koefisien kontingensi maka dapat dinyatakan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara stres kerja pada pegawai bank dengan kejadian andropause.
   
Kata Kunci : Andropause, Stres Kerja.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 20 Sep 2016 06:56
Last Modified: 20 Sep 2016 06:56
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/5126

Actions (login required)

View Item View Item