PENGARUH EKSTRAK ETHANOL DAUN MINDI (Melia azedarach) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI TUBULUS PROKSIMAL GINJAL Studi Eksperimental Pada Tikus C3H
Berkas Tugas Akhir
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Daun mindi (Melia azedarach) banyak digunakan masyarakat sebagai obat tradisional. Ekstrak ethanol daun mindi dengan dosis 12,5 mg/kgBB; 25 mg/kgBB; dan 50 mg/kgBB terbukti bisa menurunkan ekspresi HER-2pada kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ethanol daun mindi terhadap gambaran histopatologi tubulus proksimal ginjal tikus C3H.
Penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design ini menggunakan tikus C3H dibagi empat kelompok secara acak. Kelompok I merupakan kelompok kontrol negatif, kelompok II adalah kelompok dengan pemberian dosis 12,5 mg/kgBB, kelompok III adalah kelompok dengan pemberian dosis 25 mg/kgBB, dan kelompok IV adalah pemberian dosis 50 mg/kgBB. Perlakuan diberikan dalam waktu 21 hari. Ekstrak ethanol daun mindi dibuat dengan metode ekstraksi maserasi.
Hasil penelitian menunjukkan kelompok kontrol, kelompok I, kelompok II, kelompok III, maupun kelompok IV tidak menunjukkan adanya gambaran kerusakan tubulus proksimal. Tidak ada tanda – tanda degenerasi maupun nekrosis.
Ekstrak ethanol daun mindi (Melia azedarach) dengan dosis 12,5 mg/kgBB; 25 mg/kgBB, dan 50 mg/kgBB yang diberikan dalam waktu 21 hari tidak menimbulkan kerusakan pada struktur tubulus proksimal ginjal tikus uji.
Kata kunci : Melia azedarach, tubulus proksimal, HER-2, uji toksisitas sub kronis.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
