HUBUNGAN LAMA PAPARAN SENJATA API M16 DENGAN TRAUMA AKUSTIK Studi Analitik Observasional pada Prajurit TNI-AD Kodim 0715 Kendal
Berkas Tugas Akhir
bab I_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab II_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab III_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
bab V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Terpapar senjata api M16 dapat menyebabkan trauma akustik sehingga menggagu pendengaran. Suara yang keras dan paparan lama menyebabkan kerusakan pada reseptor pendengaran corti di telinga dalam. Efek atau akibat yang ditimbulkan berupa sulitnya berkomunikasi antar sesama prajurit bahkan keluarga sehingga kinerja prajurit terganggu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan lama paparan senjata api M16 dengan trauma akustik.
Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada prajurit TNI-AD Kodim 0715 Kendal. Pengambilan data sampel menggunakan kuesioner dan untuk mengetahui adanya trauma akustik dilakukan pemeriksaan audiometri. Pengujian hipotesis digunakan analisis chi square dilanjut dengan uji koefisien kontingensi.
Hasil penelitian ini dari 42 orang yang telah terpapar senjata api M16 < 10 tahun yang mengalami trauma trauma akustik 11,9 %, tidak mengalami trauma akustik 28,6 %, prajurit dan yang terpapar senjata api M16 ≥ 10 tahun mengalami trauma akustik 45,2 %, tidak mengalami trauma akustik 14,3 %, hasil analisis chi square menunjukan ada hubungan lama paparan senjata api M16 dengan trauma akustik (chi square = 0,003, koefisien kontingensi = 0,419).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara lama paparan senjata api M16 dengan trauma akustik dengan tingkat hubungan yang sedang.
Kata kunci: Lama paparan senjata api M16, Trauma akustik, TNI-AD Kodim 0715 Kendal.
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
