Wardhana, Anita Kusuma (2016) PENGARUH EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP AKTIVITAS PROLIFERASI SEL KANKER PAYUDARA MCF-7. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.

[thumbnail of COVER_1.pdf]
Preview
Text
COVER_1.pdf

| Preview Download (632kB)
[thumbnail of ABSTRAK_1.pdf]
Preview
Text
ABSTRAK_1.pdf

| Preview Download (7kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI_1.pdf]
Preview
Text
DAFTAR ISI_1.pdf

| Preview Download (160kB)
[thumbnail of BAB I_1.pdf] Text
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (94kB)
[thumbnail of BAB II_1.pdf] Text
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (303kB)
[thumbnail of BAB III_1.pdf] Text
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (269kB)
[thumbnail of BAB IV_1.pdf] Text
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (193kB)
[thumbnail of BAB V_1.pdf] Text
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only

| Preview Download (6kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_1.pdf]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf

| Preview Download (98kB)

Abstract

Kulit jeruk nipis diketahui memiliki kandungan flavonoid dan limonoid yang mempuyai reseptor terhadap p53, Cyclin-dependent kinase inhibitor p21 (CDKI p21), Cyclin D/Cyclin-dependent kinase 4 (CDK 4) dan Cyclin-dependent t kinase 2 (CDK 2). Cyclin-dependent kinase 2 dan siklin D/CDK4 yang tidak aktif serta aktifnya p53 yang memicu aktivasi CDKI p21 akan menyebabkan terhambatnya proliferasi sel kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia)terhadap aktivitas proliferasi sel MCF-7 secara in vitro yang dilihat melalui doubling time.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan rancangancontrol time series design. Subjek penelitian ini adalah kultur sel MCF-7 yang dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok pertama sebagai kontrol, kelompok kedua diberi ekstrak kulit jeruk nipis dengan konsentrasi 113 µg/ml, kelompok ketiga diberi ekstrak kulit jeruk nipis dengan konsentrasi 56,5µg/ml dan kelompok keempat diberi ekstrak kulit jeruk nipis dengan konsentrasi 28,25µg/ml.Uji aktivitas proliferasi sel MCF-7 dinilai dengan metode MTT kemudian dilakukan analisis regresi linier untuk menentukan nilai doubling time.
Nilaidoubling time pada dosis 113 µg/ml adalah 89,68jam, pada dosis 56,5 µg/ml adalah 97,39jam dan pada dosis 28,25µg/ml adalah 236,83 jam.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak kulit jeruk nipis berpengaruh terhadap aktivitas proliferasi sel MCF-7.

Kata kunci : Sel MCF-7, aktivitas proliferasi, ekstrak kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia), doubling time.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Depositing User: Pustakawan Reviewer UNISSULA
Date Deposited: 08 Sep 2016 02:45
Last Modified: 08 Sep 2016 02:45
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4938

Actions (login required)

View Item View Item