Basyiruddin, Ahmad Jazmi (2016) USIA IBU HAMIL, PREEKLAMPSIA, DAN PARITAS SEBAGAI FAKTOR PREDIKTOR SOLUSIO PLASENTA - Studi Observasi Analitik Di RSUD Tugurejo Semarang Periode 1 Januari 2010 – 31 Desember 2015. Undergraduate thesis, Fakultas Kedokteran UNISSULA.
COVER_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (913kB)
ABSTRAK_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (904kB)
DAFTAR ISI_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (925kB)
BAB I_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (919kB)
BAB II_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
BAB III_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (926kB)
BAB IV_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (942kB)
BAB V_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (905kB)
DAFTAR PUSTAKA_1.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (911kB)
Abstract
Solusio plasenta adalah pelepasan dini plasenta selama kehamilan sebelum kelahiran janin. Mekanisme patogenesis penyebab solusio plasenta belum diketahui dengan pasti hingga saat ini dan merupakan komplikasi obstetrik multifaktorial yang serius. Beberapa faktor risiko yang diduga berperan menimbulkan solusio plasenta adalah usia ibu hamil, preeklampsia, dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usia ibu hamil, preeklampsia, dan paritas sebagai faktor prediktor solusio plasenta.
Penelitian observasi analitik dengan rancangan case control menggunakan sampel 42 orang pasien, terdiri atas 21 ibu hamil dengan solusio plasenta dan 21 ibu hamil tanpa disertai solusio plasenta pada periode 1 Januari 2010 - 31 Desember 2015 di RSUD Tugurejo Semarang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan data menggunakan data rekam medis kemudian dianalisis dengan uji Chi-square dan uji regresi logistik.
Hasil analisis bivariat dengan uji Chi-square antara usia ibu hamil dengan solusio plasenta didapatkan p = 0,204 (OR= 2,273;IK 95% = 0,634–8,146), antara preeklampsia dengan solusio plasenta didapatkan p = 0,024 (OR = 0,214; IK 95% = 0,054-0,855), dan antara paritas dengan solusio plasenta didapatkan p = 0,030 (OR= 4,063; IK 95% = 1,115–14,804). Hasil analisis multivariat dengan uji regresi logistik didapatkan persamaan regresi Y = -0,773 – 4,481 (preeklampsia) + 2,840 (multipara).
Hasil penelitian ini disimpulkanbahwa paritas merupakan faktor prediktor yang meningkatkan kejadian solusio plasenta.
Kata kunci: Usia ibu hamil, preeklampsia, paritas, solusio plasenta.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 08 Sep 2016 02:44 |
| Last Modified: | 08 Sep 2016 02:44 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/4921 |
