PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus histrix) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Candida albicans SECARA in vitro
Berkas Tugas Akhir
BAB I_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB II_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB III_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB IV_1.pdf
Restricted to Registered users only
BAB V_1.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Jeruk purut (Cytrus histrix) diketahui bersifat antifungi, namun sifat antifungi-nya terhadap jamur Candida albicans (C. albicans) masih terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun jeruk purut (citrus histrix) terhadap pertumbuhan jamur C. albicans secara in vitro.
Penelitian eskperimen ini menggunakan rancangan post test only control groups design. Pada penelitian ini digunakan empat macam konsentrasi ekstrak daun jeruk purut yaitu 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% serta konsentrasi 0% (kontrol negatif atau jamur tanpa ekstrak), dan kontrol positif (suspensi jamur dengan obat antijamur ketokonazole) masing-masing dalam 5 kali ulangan. Uji one way anova dan post hoc LSD digunakan sebagai alat analisis data.
Uji One way anova menghasilkan p=0,000 (p<0,05) menunjukkan rata-rata jumlah koloni Candida albicans antar keenam kelompok perlakuan berbeda secara bermakna. Hasil uji post hoc Bonferoni ini dapat diringkas bahwa konsentrasi esktrak daun jeruk purut yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans adalah konsentrasi 10%.
Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun jeruk purut (citrus histrix) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans secara in vitro.
Kata kunci: ekstrak daun jeruk purut (Cytrus histrix), Candida albicans
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
