Elviana, Vanesa Regyna (2026) ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS V DALAM MEMAKNAI SIMBOL PADA OPERASI BILANGAN BULAT. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
Pendidikan Matematika_34202200025_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (3MB)
Pendidikan Matematika_34202200025_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
File Pdf (85kB)
Abstract
Elviana, Vanesa Regyna. 2026. Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas V dalam Memaknai Simbol pada Operasi Bilangan Bulat. Skripsi. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Islam Sultan Agung. Pembimbing Prof. Dr. Imam Kusmaryono, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk miskonsepsi siswa dalam memahami simbol matematika pada materi bilangan bulat, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi tersebut pada siswa di SDN Gajahmungkur 04, Semarang. Simbol matematika yang dikaji meliputi simbol relasi (=, ≠, <, >), simbol operasi (+, ˗, ×, ÷), serta tanda bilangan positif (+) dan negatif (˗). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas enam siswa kelas V yang dipilih berdasarkan hasil tes diagnostik dan guru pamong sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik, member check, serta uji kredibilitas lainnya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami berbagai bentuk miskonsepsi dalam memaknai simbol matematika. Miskonsepsi yang ditemukan meliputi kesalahan memahami tanda sama dengan (=) sebagai tanda hasil akhir, kesalahan membedakan simbol operasi dan tanda bilangan negatif, kesalahan menentukan hubungan perbandingan pada simbol < dan >, serta kesalahan memahami simbol ≠ sebagai tanda jawaban salah. Faktor penyebab miskonsepsi terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pengetahuan awal yang kurang tepat, kecenderungan menghafal prosedur tanpa memahami konsep, dan kemampuan berpikir abstrak yang belum berkembang optimal. Sementara itu, faktor eksternal meliputi metode pembelajaran yang terlalu berorientasi pada hasil akhir, penjelasan simbol yang kurang mendalam, serta penggunaan sumber belajar yang belum menekankan pemahaman konseptual. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan bermakna agar siswa mampu memahami simbol matematika secara konseptual dan mengurangi terjadinya miskonsepsi.
Kata Kunci: Miskonsepsi, Simbol Matematika, Bilangan Bulat, Pemahaman Konseptual, Sekolah Dasar
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Mahasiswa FKIP - Skripsi Pendidikan Matematika |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 01:55 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/47622 |
