Cholishoh, Siti Nur (2026) PENGARUH EKSTRAK SELEDRI (Apium graveolens) TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA (Penelitian Eksperimental pada Tikus Putih Kondisi Hiperlipidemia). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.
Kedokteran Umum_30102200212_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (1MB)
Kedokteran Umum_30102200212_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only
File Pdf (42kB)
Abstract
Hiperlipidemia adalah gangguan metabolisme lemak yang ditandai peningkatan kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan HDL akibat stres oksidatif. Penggunaan obat sintetik seperti simvastatin efektif menurunkan lipid, namun dapat menimbulkan efek samping. Karena itu, diperlukan alternatif alami yang lebih aman seperti seledri (Apium graveolens) yang mana mengandung flavonoid dan antioksidan yang berpotensi menurunkan kadar trigliserida darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak seledri terhadap kadar trigliserida pada tikus putih dengan kondisi hiperlipidemia.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test control group design menggunakan 32 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kelompok kontrol normal, kontrol positif, perlakuan 1 (ekstrak seledri 10 mg/200g BB), dan perlakuan 2 (ekstrak seledri 500 mg/200g BB). Kadar trigliserida diukur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan spektrofotometer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar trigliserida setelah perlakuan pada masing-masing kelompok yaitu K1 sebesar 76,12 mg/dl, K2 sebesar 98,01 mg/dl, K3 sebesar 115,77 mg/dl, dan K4 sebesar 90,86 mg/dl. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi <0,001 dengan uji homogenitas sebesar 0,615 dan uji normalitas pada semua kelompok >0,05, menandakan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji lanjut Post Hoc LSD untuk mengetahui kelompok mana saja yang berbeda secara bermakna menunjukkan bahwa seluruh kelompok perlakuan memiliki perbedaan yang signifikan satu sama lain (p < 0,05). Selanjutnya, hasil Paired t-test (p < 0,01) pada seluruh kelompok menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kadar trigliserida sebelum dan sesudah perlakuan.
Disimpulkan bahwa ekstrak seledri berpengaruh terhadap penurunan kadar trigliserida pada tikus putih kondisi hiperlipidemia.
Kata kunci: antihiperlipidemia, ekstrak seledri (Apium graveolens), Hiperlipidemia, trigliserida.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter |
| Date Deposited: | 18 May 2026 08:54 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46993 |
