Dwiyunda, Rifko (2026) EFEK ANTI MALARIA FRAKSI n-HEKSANA LENGKUAS MERAH (Alpinia purpurata) TERHADAP PERSENTASE PARASITEMIA Studi Eksperimen pada Mencit (Mus musculus) yang Diberi Plasmodium berghei. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200189_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (2MB)
Text
Kedokteran Umum_30102200189_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (47kB)

Abstract

Malaria merupakan penyakit endemik yang masih menjadi perhatian serius di seluruh dunia yang disebabkan oleh parasit Plasmodium sp. Kasus malaria di Indonesia mengalami stagnasi akibat terapi yang digunakan belum efektif, termasuk resistensi terhadap artemisinin sebagai lini pertama pengobatan malaria. Lengkuas merah (Alpinia purpurata) mengandung senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antimalaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fraksi n-heksana lengkuas merah terhadap persentase parasitemia pada mencit yang diberi Plasmodium berghei.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group menggunakan 30 ekor mencit jantan galur BALB/c berusia 2 bulan dengan berat 23-27 gram yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok terdiri dari kontrol normal, kontrol positif yang diinfeksi Plasmodium berghei, dan tiga kelompok perlakuan dengan dosis fraksi n-heksana lengkuas merah bertingkat yang diberikan secara oral satu kali sehari. Persentase parasitemia dihitung menggunakan mikroskop perbesaran 400x dan dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, uji Levene, dan Welch ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan rerata persentase parasitemia tertinggi pada kelompok kontrol positif sebesar 6,6%, diikuti kelompok perlakuan pertama 6,12%, kelompok perlakuan kedua 5,78%, dan terendah pada kelompok perlakuan ketiga sebesar 3%. Uji statistik menunjukkan data berdistribusi normal namun tidak homogen, dan hasil Welch ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antar kelompok (p > 0,05). Tingginya standar deviasi menjadi faktor yang menyebabkan hasil tidak signifikan secara statistik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian fraksi n-heksana lengkuas merah tidak berpengaruh signifikan terhadap persentase parasitemia pada mencit yang diberi Plasmodium berghei, meskipun terdapat perbedaan rerata persentase parasitemia antar kelompok perlakuan. Diperlukan penambahan jumlah sampel pada penelitian selanjutnya untuk memperkuat kekuatan uji statistik.

Kata kunci: malaria, Plasmodium berghei, lengkuas merah, Alpinia purpurata, fraksi n-heksana, parasitemia

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 18 May 2026 09:06
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46977

Actions (login required)

View Item
View Item