Murwyano, Nafi (2026) PENGARUH SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELL (SH-MSC) TERHADAP KADAR IL-2 DAN DERAJAT ADHESI ILEUM (Studi Eksperimental In Vivo pada Tikus Jantan Galur Wistar (Rattus norvegicus) Model Adhesi Ileum Pascalaparotomi). Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Text
Kedokteran Umum_30102200146_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
Kedokteran Umum_30102200146_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (114kB)

Abstract

Adhesi peritoneal merupakan komplikasi yang sering terjadi pascalaparotomi dan ditandai dengan terbentuknya jaringan fibrosa abnormal akibat respons inflamasi. Upaya pencegahan adhesi umumnya menggunakan bahan penghalang, namun efektivitasnya masih terbatas sehingga belum menjadi standar terapi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif terapi yang lebih efektif dan aman, seperti Secretome Hypoxia Mesenchymal Stem Cell (SH-MSC), yaitu produk metabolit non-seluler hasil prakondisi hipoksia yang memiliki potensi imunomodulator dan regeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian SH-MSC terhadap derajat adhesi ileum dan kadar IL-2 pada tikus jantan galur Wistar (Rattus norvegicus) dengan model adhesi ileum pascalaparotomi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental in vivo dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design pada 32 ekor tikus jantan galur Wistar. Hewan coba dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kontrol negatif (K1), kontrol positif dengan pemberian asam hialuronat (K2), kelompok perlakuan SH-MSC dosis 200 µL/kgBB (K3), dan kelompok perlakuan SH-MSC dosis 500 µL/kgBB (K4). Penilaian derajat adhesi ileum dan pengukuran kadar IL-2 dilakukan pada hari ke-14 setelah perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rerata derajat adhesi ileum dan kadar IL-2 antar kelompok. Kelompok K1 memiliki rerata derajat adhesi tertinggi sebesar 3,63 ± 0,52 dengan kadar IL-2 133,99 ± 1,63 pg/mL. Kelompok K2 menunjukkan penurunan dengan rerata adhesi 2,63 ± 0,52 dan kadar IL-2 105,32 ± 1,06 pg/mL. Kelompok K3 dan K4 menunjukkan penurunan lebih nyata, dengan rerata adhesi masing-masing 1,86 ± 0,90 dan 1,57 ± 0,79 serta kadar IL-2 76,36 ± 0,63 pg/mL dan 60,56 ± 1,08 pg/mL. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok.
Disimpulkan bahwa pemberian gel SH-MSC berpengaruh terhadap penurunan derajat adhesi ileum dan peningkatan kadar IL-2.
Kata kunci: Adhesi peritoneal, adhesi ileum, secretome hypoxia mesenchymal stem cell (SH-MSC), IL-2, tikus wistar (Rattus novergicus)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa FK - Skripsi Pendidikan Dokter dan Program Profesi Dokter
Date Deposited: 19 May 2026 02:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46955

Actions (login required)

View Item
View Item