Nuraeni, Asri and Arifah, Arifah (2026) EVALUASI PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PENGENDALIAN BANJIR RUMAH POMPA MUKTIHARJO KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Text
Teknik Sipil_30202200058_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (3MB)
Text
Teknik Sipil_30202200058_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (45kB)

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan yang bertujuan untuk mengendalikan risiko terkait kegiatan kerja guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, efisien, dan produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SMK3 pada Proyek Pengendalian Banjir Rumah Pompa Muktiharjo Kota Semarang, mengidentifikasi tingkat kemungkinan terjadinya potensi bahaya dan risiko K3, menilai tingkat kesesuaian penerapan 10 Golden HSE Rules, serta mengidentifikasi tingkat ketidaksesuaian SMK3 yang terjadi di proyek.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 29 responden yang terdiri dari tenaga ahli tim kontraktor pelaksana PT. PP (Persero), observasi lapangan, serta telaah dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK). Pengolahan data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, dan hasil kuesioner responden dilakukan perhitungan Indeks Kepentingan Relatif (IKR) menggunakan program SPSS. Dari uji validitas didapatkan nilai R hitung tertinggi 0,8509 dengan keterangan valid pada variabel ketidaksesuaian SMK3. Dari uji reliabilitas didapatkan nilai Cronbach's Alpha 0,770 dengan keterangan reliabel pada variabel ketidaksesuaian SMK3.
Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kemungkinan terjadinya bahaya dan risiko K3 pada semua aktivitas konstruksi tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,414. Nilai IKR tertinggi 0,471 terdapat pada pekerjaan menggunakan ponton tidak standar yang mengakibatkan ponton terbalik. Tingkat penerapan 10 Golden HSE Rules SMK3 tergolong tinggi pada semua aspek dengan nilai mean berkisar 2,552–2,966. Nilai IKR tertinggi 0,989 terdapat pada lima aspek yang tersebar di tiga golden rules, yaitu tiga aspek pada pekerjaan pengangkatan (kelengkapan dokumen perizinan alat, penggunaan tali kendali, dan kesesuaian dengan lifting plan), satu aspek pada pekerjaan penggalian (rencana tanggap darurat), dan satu aspek pada pekerjaan panas & potensi kebakaran (penyimpanan tabung bertekanan). Tingkat ketidaksesuaian SMK3 tergolong rendah dengan nilai mean berkisar 1,103–1,310. Nilai IKR tertinggi 0,437 terdapat pada aspek housekeeping area kerja yang kurang baik.
Kata kunci: Evaluasi SMK3, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 10 Golden HSE Rules, Proyek Konstruksi, Indeks Kepe

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil
Date Deposited: 26 May 2026 04:29
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46870

Actions (login required)

View Item
View Item