Wijayanto, Ricki (2026) ANALISA PERBANDINGAN WAKTU DAN BIAYA KONSTRUKSI PIERHEAD METODE SOSROBAHU DAN METODE KONVENSIONAL PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG – DEMAK SEKSI 1A. Undergraduate thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Text
Teknik Sipil_30201900180_fullpdf.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (4MB)
Text
Teknik Sipil_30201900180_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

File Pdf (95kB)

Abstract

Pekerjaaan pierhead merupakan salah satu elemen struktur yang sangat krusial dalam pembangunan jalan layang dan jembatan, karena berfungsi sebagai penghubung antara kolom dan struktur atas sekaligus menyalurkan beban secara aman ke struktur bawah. Pada proyek yang berada di kawasan dengan lalu lintas padat dan keterbatasan ruang kerja, pemilihan metode pelaksanaan konstruksi pierhead menjadi faktor penting yang memengaruhi efisiensi waktu dan biaya. Proyek Pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi 1A merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dalam pelaksanaannya menerapkan dua metode konstruksi pier head, yaitu metode Sosrobahu dan metode konvensional.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan waktu serta biaya pelaksanaan konstruksi pierhead menggunakan metode Sosrobahu dan metode konvensional, serta menilai tingkat efektivitas dan efisiensi dari kedua metode tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuantitatif, berdasarkan data primer berupa observasi lapangan dan wawancara dengan pihak terkait, serta data sekunder berupa gambar rencana, Rencana Anggaran Biaya (RAB), metode pelaksanaan, dan jadwal proyek. Analisis biaya dilakukan menggunakan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), sedangkan analisis waktu dilakukan berdasarkan perhitungan produktivitas dan time study pekerjaan di lapangan.
Hasil analisis menunjukkan Metode Konvensional dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan Metode Sosrobahu, ditinjau dari durasi pelaksanaan yang relatif lebih singkat serta biaya yang lebih rendah. Metode Sosrobahu, meskipun mampu mengakomodasi keterbatasan ruang kerja dan meminimalkan gangguan lalu lintas, memerlukan waktu pelaksanaan yang relatif lebih lama dan biaya yang lebih besar. Dengan demikian, dari sudut pandang waktu dan biaya, Metode Konvensional cenderung lebih unggul, sedangkan Metode Sosrobahu lebih sesuai diterapkan pada kondisi proyek dengan keterbatasan ruang dan tuntutan pengendalian lalu lintas yang tinggi.
Kata kunci: pierhead, metode sosrobahu, metode konvensional, analisis waktu, analisis biaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik
Fakultas Teknik > Mahasiswa FT - Skripsi Teknik Sipil
Date Deposited: 04 Jun 2026 02:35
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46723

Actions (login required)

View Item
View Item