library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PERAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KEGAGALAN BANGUNAN (STUDI KASUS PADA GEDUNG TIGA LANTAI DI KECAMATAN GAMBUT KALIMANTAN SELATAN)

Detail Tugas Akhir

PERAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KEGAGALAN BANGUNAN (STUDI KASUS PADA GEDUNG TIGA LANTAI DI KECAMATAN GAMBUT KALIMANTAN SELATAN)

Hasanudin, Maulana Yusuf (2026) PERAN MANAJEMEN KONSTRUKSI DALAM MENCEGAH KEGAGALAN BANGUNAN (STUDI KASUS PADA GEDUNG TIGA LANTAI DI KECAMATAN GAMBUT KALIMANTAN SELATAN). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202300127_fullpdf.pdf
PDF
Text
Magister Teknik Sipil_20202300127_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (49kB)

Abstract

Kegagalan bangunan adalah masalah yang terjadi setelah penyerahan akhir bangunan ke Pengguna. Akibat dari kegagalan bangunan mulai dari kegagalan fungsi bangunan sampai dengan keruntuhan bangunan. Kejadian runtuhnya bangunan ruko 3 (tiga) lantai di Kecamatan Gambut yang digunakan untuk kegiatan usaha minimarket pada 18 April 2022, memperkuat indikasi perlunya penanganan lebih komprehensif terhadap bangunan yang ada di kawasan tersebut. Tidak hanya menyangkut aspek teknis namun juga aspek non teknis (manajerial), khususnya aspek manajemn konstruksi, yang merupakan awal pengendalian proses membangun yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mencari penyebab dominan kegagalan bangunan dilihat dari aspek manajemen proyek konstruksi, serta peran manajemen konsruksi dalam mencegah kegagalan bangunan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dan kajian literatur, merupakan penelitian dengan mencari data dari berbagai literatur dan referensi yang berhubungan dengan materi pembahasan, meringkas substansi literature dan mengambil kesimpulan dari suatu isi literatur tersebut. Hasil penelitian dari kejadian runtuhnya bangunan ruko 3 (tiga) lantai di Kecamatan Gambut menunjukkan bahwa tenaga kerja yang berperan tidak memiliki sertifikat kompetensi, pengerjaan proyek ditangani satu pihak, baik perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, serta masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai dasar pengoperasian bangunan gedung. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya peran manajemen konstruksi dalam mencegah kegagalan bangunan. Manajemen konstruksi dapat berperan dalam memastikan desain sesuai standar teknis dan regulasi, mencegah pemilihan kontraktor dan tenaga ahli yang tidak kompeten, menghindari kegagalan karena material lemah atau tidak sesuai spesifikasi, deteksi dini kesalahan, mencegah variasi konstruksi yang menyimpang dari desain, menjamin proyek berjalan sesuai regulasi dan spesifikasi teknis dan standar mutu, dan mencegah penurunan performa struktur dari waktu ke waktu, serta kegagalan akibat kondisi lingkungan dan umur bangunan.
Kata Kunci : Peran, Manajemen Proyek, Manajemen Konstruksi, Kegagalan Bangunan

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints