library@unissula.ac.id
Logo Universitas Islam Sultan Agung Repository UNISSULAUniversitas Islam Sultan Agung Semarang

PENGARUH KOMBINASI TERAPI LIP EXERCISE DAN BLOWING PIPE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL PASIEN STROKE DENGAN DYSARTHRIA DI BANGSAL RAWAT INAP

Detail Tugas Akhir

PENGARUH KOMBINASI TERAPI LIP EXERCISE DAN BLOWING PIPE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL PASIEN STROKE DENGAN DYSARTHRIA DI BANGSAL RAWAT INAP

Kurniawan, Eko (2026) PENGARUH KOMBINASI TERAPI LIP EXERCISE DAN BLOWING PIPE TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI VERBAL PASIEN STROKE DENGAN DYSARTHRIA DI BANGSAL RAWAT INAP. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Magister Keperawatan_21902400012_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (4MB)
PDF
Text
Magister Keperawatan_21902400012_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (142kB)

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan neurologis yang sering menimbulkan gangguan bicara seperti dysarthria, akibat kelemahan otot-otot artikulatoris. Terapi nonfarmakologis seperti lip exercise dan blowing pipe diyakini dapat memperkuat otot mulut, lidah, dan sistem pernapasan sehingga memperbaiki artikulasi bicara.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi terapi lip exercise dan blowing pipe terhadap kemampuan komunikasi verbal pasien stroke dengan dysarthria.
Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-post test with control group. Sebanyak 42 responden dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi mendapat terapi kombinasi lip exercise dan blowing pipe dua kali sehari selama lima hari, sedangkan kelompok kontrol mendapat terapi AIUEO. Data dikumpulkan menggunakan Newcastle Dysarthria Assessment Tool (NDAT) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon serta Mann-Whitney.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan komunikasi verbal pada kelompok intervensi (p = 0,001) dibandingkan kelompok kontrol. Mayoritas responden mengalami perbaikan dari kategori dysarthria sedang menjadi komunikasi verbal baik.
Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kombinasi terapi lip exercise dan blowing pipe lebih efektif meningkatkan kemampuan komunikasi verbal pasien stroke dengan dysarthria dibandingkan dengan teapi AIUEO. Temuan ini dapat diintegrasikan dalam intervensi keperawatan berbasis bukti untuk rehabilitasi komunikasi pasien stroke.
Kata kunci: blowing pipe, lip exercise, dysarthria, komunikasi verbal, stroke.

Informasi Item

Actions (login required)

View Item
View Item
Repository UNISSULAPerpustakaan Universitas Islam Sultan Agung

Telusur

Layanan

Informasi

  • AlamatJl. Raya Kaligawe KM 4, Semarang 50112
  • PelayananSenin–Jumat, 07.00–18.00 WIB
    Sabtu, Minggu & hari libur tutup.
  • NPP3302202D2011823
© 2026 Perpustakaan Universitas Islam Sultan Agung. Hak cipta karya tetap pada penulis masing-masing. KebijakanOAI-PMHRSSDijalankan dengan EPrints