PENGARUH EDUKASI BERBASIS DIGITAL TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE (CKD) ON HEMODIALISIS
Berkas Tugas Akhir
Magister Keperawatan_21902400011_fullpdf.pdf
Restricted to Registered users only
Magister Keperawatan_21902400011_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Pasien chronic kidney disease (CKD) stadium akhir harus menjalani hemodialisis seumur hidup. Hemodialisis merupakan terapi menggunakan mesin dialyser untuk menyaring limbah darah akibat penurunan fungsi ginjal. Edukasi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi berbasis digital terhadap peningkatan pengetahuan pasien CKD on hemodialisis.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan two group pre-test dan post-test. Sampel berjumlah 52 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (26 responden) dan kelompok kontrol (26 responden), diambil dengan teknik simple random sampling.
Hasil: Rata-rata pengetahuan kelompok intervensi meningkat dari 15,58 pada pre-test menjadi 26,19 pada post-test. Pada kelompok kontrol, nilai mean pre-test 11,88 dan post-test 11,81. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan pada kelompok intervensi (p=0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,905). Uji regresi logistik menunjukkan edukasi berbasis digital aplikasi Kidney Care (p=0,007) dan usia (p=0,035) berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan pasien CKD on hemodialisis.
Simpulan: Edukasi berbasis digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pasien CKD on hemodialisis dan direkomendasikan untuk diterapkan dalam pelayanan keperawatan.
Kata Kunci : Edukasi, Aplikasi Digital, Hemodialisa
Informasi Item
Pencarian Lanjutan
Isi satu, beberapa, atau semua kolom sesuai kebutuhan.
