Griyaningsih, Wahyu (2026) PENGARUH TERAPI OROMOTOR BERBASIS TEORI KONSERVASI ENERGI TERHADAP PENINGKATAN REFLEK ISAP BAYI PREMATUR. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Keperawatan_21902400045_fullpdf.pdf] Text
Magister Keperawatan_21902400045_fullpdf.pdf

| Download (2MB)
[thumbnail of Magister Keperawatan_21902400045_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Keperawatan_21902400045_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (148kB)

Abstract

Bayi prematur sering mengalami gangguan refleks isap akibat ketidakmatangan sistem saraf pusat dan otot oromotor. Hal ini menghambat proses menyusu dan pemenuhan nutrisi yang optimal.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest control group. Sampel berjumlah 32 bayi prematur (usia gestasi 32–36 minggu, berat badan >1500 gram) yang dirawat di RS Permata Medika Semarang, dipilih dengan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (terapi oromotor) dan kontrol (direct breastfeeding). Intervensi diberikan 2 kali per hari selama 5 hari, masing-masing selama 15 menit. Refleks isap diukur menggunakan Neonatal Oromotor Assessment Scale (NOMAS). Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan uji Chi Square dengan taraf signifikansi p < 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Sebanyak 9 bayi mengalami peningkatan refleks (positive ranks) dengan rata-rata peringkat 5,00, tanpa adanya penurunan (negative ranks = 0), sedangkan 7 bayi tidak mengalami perubahan (ties). Nilai uji Wilcoxon dengan Z –2,810 dan p value 0,005 (p < 0,05) mengindikasikan bahwa intervensi yang diberikan memberikan pengaruh signifikan dan efektif dalam
Simpulan: Terapi oromotor berbasis teori konservasi energi secara umum berpengaruh positif dan efektif meningkatkan refleks isap pada bayi prematur dan dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan neonatal untuk meningkatkan kesiapan menyusu.
Saran: Tenaga keperawatan diharapkan menerapkan terapi oromotor secara rutin sebagai intervensi keperawatan pada bayi prematur. Selain itu, perawat dapat memfokuskan intervensi pada peningkatan refleks isap sebagai dasar kesiapan menyusu, dengan memperhatikan prinsip konservasi energi agar bayi tidak mengalami kelelahan selama proses menyusu

Kata Kunci : bayi prematur, terapi oromotor, refleks isap, perawatan neonatal

Dosen Pembimbing: Khasanah, Nopi Nur and Susanto, Herry | nidn0630118701, nidn0613068502
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Keperawatan
Fakultas Ilmu Keperawatan > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Ilmu Keperawatan
Depositing User: Pustakawan 3 UNISSULA
Date Deposited: 30 Apr 2026 01:42
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46668

Actions (login required)

View Item View Item