Setiawan, Aditya (2025) PERENCANAAN OPERASIONAL ANGKUTAN SEKOLAH UNTUK PELAJAR SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS DI KOTA SALATIGA. Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung Semarang.
|
Text
Magister Teknik Sipil_20202400179_fullpdf.pdf |
|
|
Text
Magister Teknik Sipil_20202400179_pernyataan_publikasi.pdf Restricted to Registered users only |
Abstract
Tingginya penggunaan sepeda motor oleh pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kota Salatiga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada kelompok usia 15–19 tahun. Hingga saat ini, Kota Salatiga belum memiliki layanan angkutan sekolah yang terencana dan terkelola secara formal, sehingga pelajar cenderung menggunakan kendaraan pribadi yang tidak selalu memenuhi aspek keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik permintaan angkutan sekolah, merencanakan pelayanan angkutan sekolah, serta menyusun mekanisme operasional angkutan sekolah yang mampu meningkatkan keselamatan berlalu lintas pelajar SLTA di Kota Salatiga.
Metode penelitian yang digunakan meliputi survei kuesioner kepada pelajar SMA/SMK Negeri untuk memperoleh data karakteristik perjalanan, pola pergerakan, jarak tempuh, waktu tempuh, dan preferensi moda. Analisis dilakukan melalui pemetaan zona asal–tujuan, perencanaan rute dan titik henti, serta perhitungan kinerja operasional meliputi waktu tempuh, load factor, headway, frekuensi, penjadwalan, kebutuhan armada, dan Biaya Operasional Kendaraan (BOK).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelajar masih bergantung pada sepeda motor dengan jarak dan waktu tempuh perjalanan yang bervariasi. Berdasarkan analisis kinerja operasional, headway terpanjang terdapat pada Rute 10 sebesar 29 menit. Panjang rute terjauh dan waktu perjalanan terlama berada pada Rute 5, masing-masing sejauh 13 km dan 52 menit, dengan waktu singgah kendaraan selama 9 menit dan round trip time mencapai 61 menit. Sementara itu, demand angkutan tertinggi terdapat pada Rute 4 sebesar 919 perjalanan per hari dengan permintaan tertinggi per jam mencapai 230 penumpang. Frekuensi kendaraan tertinggi terdapat pada Rute 4 dan Rute 6, yaitu 8 kendaraan per jam, dengan kebutuhan armada yang sama sebanyak 7 kendaraan. Berdasarkan hasil tersebut, direncanakan jaringan rute angkutan sekolah yang menghubungkan zona permukiman pelajar dengan lokasi sekolah, dilengkapi usulan titik henti dan skema operasional. Evaluasi kinerja menunjukkan bahwa layanan angkutan sekolah layak diterapkan untuk melayani pergerakan pelajar dengan tingkat pelayanan yang memadai. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan angkutan sekolah sebagai strategi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, meningkatkan keselamatan berlalu lintas, serta mendukung sistem transportasi perkotaan yang lebih aman dan berkelanjutan.
Kata Kunci: angkutan sekolah, keselamatan lalu lintas, perencanaan operasional, pelajar SLTA, Kota Salatiga.
| Dosen Pembimbing: | Mudiyono, Rachmat and Soedarsono, Soedarsono | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil Fakultas Teknik > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Teknik Sipil Pascasarjana |
| Depositing User: | Pustakawan 5 UNISSULA |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 02:01 |
| URI: | https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46656 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
