Tanjaya, Tedy (2026) PENGARUH SECRETOME HYPOXIA MESENCHYMAL STEM CELLS (SH-MSCs) TERHADAP KADAR TNF-α DAN MYOSTATIN (Studi Eksperimental In Vivo pada Mencit Betina Galur C57BL/6 yang Diinduksi Dexamethasone). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010528_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010528_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010528_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010528_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (433kB)

Abstract

Latar Belakang: Sarcopenia akibat induksi dexamethasone ditandai peningkatan mediator inflamasi seperti TNF-α dan faktor katabolik Myostatin yang berkontribusi terhadap penurunan massa otot. Secretome Hypoxia Mesenchymal Stem Cells (SH-MSCs) memiliki potensi antiinflamasi dan antikatabolik melalui modulasi sitokin dan faktor pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh SH-MSCs terhadap kadar TNF-α dan Myostatin pada mencit betina galur C57BL/6 model sarcopenia.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo dengan desain post-test only control group menggunakan 24 ekor mencit yang dibagi secara acak menjadi empat kelompok (n=6/kelompok): (1) kelompok sehat tanpa induksi dan tanpa terapi; (2) kontrol negatif, diinduksi dexamethasone 20 mg/kgBB/hari intraperitoneal selama 10 hari tanpa terapi; (3) kelompok perlakuan SH-MSCs 30 µL setelah induksi dexamethasone; dan (4) kelompok perlakuan SH-MSCs 60 µL setelah induksi dexamethasone. Pemberian SH-MSCs dilakukan mulai hari ke-12 hingga ke-25. Pada hari ke-39, jaringan otot dianalisis menggunakan metode ELISA.
Hasil: Kadar TNF-α tertinggi terdapat pada kelompok kontrol negatif (246,00 ± 33,62 ng/L), sedangkan kelompok SH-MSCs 30 µL dan 60 µL menunjukkan 190,37 ± 50,79 ng/L dan 186,87 ± 35,98 ng/L (p=0,097). Kadar Myostatin tertinggi terdapat pada kontrol negatif dan SH-MSCs 30 µL (3,69 ± 0,18 pg/mL dan 3,69 ± 0,15 pg/mL), sedangkan kelompok SH-MSCs 60 µL menurun secara deskriptif menjadi 3,59 ± 0,39 pg/mL, dan terendah pada mencit sehat (3,31 ± 0,41 pg/mL, p=0,133).
Kesimpulan: Pemberian SH-MSCs dosis 30 µL dan 60 µL menurunkan kadar TNF-α secara deskriptif, sedangkan penurunan kadar Myostatin hanya terlihat pada dosis 60 µL, menunjukkan potensi SH-MSCs menekan inflamasi dan ekspresi penghambat pertumbuhan otot pada model sarcopenia, meskipun perbedaan antar kelompok tidak signifikan secara statistik.

Kata kunci: Sarcopenia, SH-MSCs, TNF-α, Myostatin, Dexamethasone

Dosen Pembimbing: Sumarawati, Titiek and Setiawan, Eko | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2026 03:54
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46623

Actions (login required)

View Item View Item