Aminayanti, Nora (2026) PENGARUH SERUM EKSTRAK BUAH KIWI (Actinidia deliciosa) TERHADAP KADAR TRANSFORMING GROWTH FACTOR-BETA 1 (TGF-β1) DAN SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) (Studi Experimental Pada Mencit BALB/C yang Terpapar sinar UVB Subkronis). Masters thesis, Universitas Islam Sultan Agung.

[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010517_fullpdf.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010517_fullpdf.pdf

| Download (3MB)
[thumbnail of Magister Biomedik_MBK2424010517_pernyataan_publikasi.pdf] Text
Magister Biomedik_MBK2424010517_pernyataan_publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

| Download (452kB)

Abstract

Latar Belakang: Paparan sinar UVB subkronis dapat menimbulkan stres oksidatif dan mengganggu proses regenerasi jaringan kulit, yang tercermin melalui penurunan kadar Transforming Growth Factor-Beta 1 (TGF-β1) dan perubahan aktivitas enzim antioksidan Superoxide Dismutase (SOD). Buah kiwi (Actinidia deliciosa) mengandung senyawa bioaktif seperti vitamin C, polifenol, flavonoid, dan karotenoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh serum ekstrak kiwi terhadap kadar TGF-β1 dan SOD pada kulit mencit BALB/C yang terpapar sinar UVB subkronis.
Metode: Penelitian eksperimental in vivo dengan rancangan post-test only control group design dilakukan pada 30 ekor mencit BALB/C dibagi secara acak kedalam enam kelompok: kelompok sehat (K1), kontrol negative (K2), kontrol positif (K3), serta kelompok yang diberi serum ekstrak kiwi 2,5% (K4), 5% (K5), dan 10% (K6). Setiap kelompok diberikan perlakuan serum sesuai konsentrasi dan dipaparkan sinar UVB subkronis (390 mJ/cm², tiga kali seminggu) selama 14 hari. Pada hari ke-15, sampel jaringan kulit diambil untuk mengukur kadar TGF-β1 dan aktivitas SOD menggunakan metode ELISA.
Hasil: Kadar TGF-β1 tertinggi pada kelompok tikus sehat (759,42 ± 94,15 pg/mL) lalu kelompok serum kiwi 10% (725,78 ± 33,71 pg/mL), sedangkan kadar SOD tertinggi pada kontrol negatif (15,00 ± 1,76 ng/mL) diikuti oleh serum kiwi 2,5% (14,65 ± 2,10 ng/mL); perbedaan antar kelompok tidak signifikan (One Way-ANOVA TGF-β1, p=0,089; SOD, p=0,474).
Kesimpulan Pemberian serum ekstrak kiwi pada berbagai konsentrasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kadar TGF-β1 dan SOD pada kulit mencit BALB/C yang terpapar UVB subkronis.

Kata Kunci: Actinidia deliciosa, TGF-β1, SOD, UVB subkronis, antioksidan

Dosen Pembimbing: Wibowo, Joko Wahyu and Subhan, Prasetyowati | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran
Pascasarjana > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Fakultas Kedokteran > Mahasiswa Pascasarjana - Tesis Magister Biomedik
Depositing User: Pustakawan 4 UNISSULA
Date Deposited: 29 Apr 2026 01:50
URI: https://repository.unissula.ac.id/id/eprint/46613

Actions (login required)

View Item View Item